• 🍈 Wisata Petik Melon Premium Organik Langsung dari Greenhouse

    Lagi cari wisata seru, sehat, dan bisa dinikmati
    bareng keluarga saat Lebaran ?

    Sekarang kamu bisa petik melon
    premium organik di greenhouse langsung !

    Rasakan sensasi panen sendiri dengan kualitas terbaik:

    ✨ Varietas Kinanti & The Blues
    ✔️ Manis maksimal
    ✔️ Tekstur renyah
    ✔️ Aroma wangi khas melon premium*

    🔥 GRATIS MASUK (HTM 0 Rupiah!)
    📅 25 – 29 Maret 2026
    ⏰ 08.00 – 16.00 WIB

    ⚠️ Panen TERBATAS!
    Kalau stok habis sebelum tanggal 29 event langsung ditutup.

    💰 Petik Sendiri Hanya:
    Rp 35.000 / kg

    lebih murah dibanding di toko buah atau di swalayan yang bisa dijual antara 40rb sd 90rb per kg

    📍 Lokasi: Greenhouse KWT Desa Mrenek, Maos

    🎯 Cocok untuk:
    👨‍👩‍👧‍👦 Wisata keluarga
    📚 Edukasi anak
    📸 Konten Instagramable
    🥗 Pecinta hidup sehat

    🚨 Jangan nunggu viral baru datang!
    Tag teman & keluarga kamu sekarang
    sebelum kehabisan! 🍈🔥

    Tanyakan Arah Lokasi Open Farm
    dan Catat Tanggalnya ya..

    Chat WA :
    https://wa.me/6282137281411

    #WisataMelon
    #OpenFarm
    #PetikMelon
    #WisataKeluarga
    #WisataCilacap
    #WisataMaos
    #HealingTipisTipis
    #WisataHits
    #Agrowisata
    #MelonPremium
    #MelonOrganik
    #PetikBuah
    #WisataMurah
    #GratisMasuk
    #HiddenGemCilacap
    #CilacapExplore
    #LiburanKeluarga
    #TempatViral
    #WeekendSeru
    #HayatiNusantara
    🍈 Wisata Petik Melon Premium Organik Langsung dari Greenhouse Lagi cari wisata seru, sehat, dan bisa dinikmati bareng keluarga saat Lebaran ? Sekarang kamu bisa petik melon premium organik di greenhouse langsung ! Rasakan sensasi panen sendiri dengan kualitas terbaik: ✨ Varietas Kinanti & The Blues ✔️ Manis maksimal ✔️ Tekstur renyah ✔️ Aroma wangi khas melon premium* 🔥 GRATIS MASUK (HTM 0 Rupiah!) 📅 25 – 29 Maret 2026 ⏰ 08.00 – 16.00 WIB ⚠️ Panen TERBATAS! Kalau stok habis sebelum tanggal 29 event langsung ditutup. 💰 Petik Sendiri Hanya: Rp 35.000 / kg lebih murah dibanding di toko buah atau di swalayan yang bisa dijual antara 40rb sd 90rb per kg 📍 Lokasi: Greenhouse KWT Desa Mrenek, Maos 🎯 Cocok untuk: 👨‍👩‍👧‍👦 Wisata keluarga 📚 Edukasi anak 📸 Konten Instagramable 🥗 Pecinta hidup sehat 🚨 Jangan nunggu viral baru datang! Tag teman & keluarga kamu sekarang sebelum kehabisan! 🍈🔥 Tanyakan Arah Lokasi Open Farm dan Catat Tanggalnya ya.. Chat WA : https://wa.me/6282137281411 #WisataMelon #OpenFarm #PetikMelon #WisataKeluarga #WisataCilacap #WisataMaos #HealingTipisTipis #WisataHits #Agrowisata #MelonPremium #MelonOrganik #PetikBuah #WisataMurah #GratisMasuk #HiddenGemCilacap #CilacapExplore #LiburanKeluarga #TempatViral #WeekendSeru #HayatiNusantara
    0 Comments 0 Shares 8K Views 0 Reviews
  • PLN Indonesia Power Adipala Jaga Pasokan Listrik Jamali Jelang Lebaran 2026, Program Indesa 2.0 Sentuh 28 Ribu Warga

    CILACAP – PT PLN Indonesia Power UBP Jateng 2 Adipala memastikan pasokan listrik untuk sistem Jawa–Madura–Bali (Jamali) tetap andal menjelang Idul Fitri 2026. Pembangkit listrik tersebut mampu menjaga produksi listrik stabil di kisaran 400 hingga 450 MWh per hari untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan energi saat Lebaran.

    Komitmen menjaga ketahanan energi tersebut disampaikan oleh Asisten Manajer Umum PT PLN Indonesia Power UBP Jateng 2 Adipala, Taufik Hidayanto, dalam kegiatan NGOSIK (Ngobrol Asik & Bukber Media) yang digelar di Cilacap pada Rabu (11/3/2026).

    Selain memastikan keandalan listrik, PLN Indonesia Power juga memaparkan keberhasilan program ekonomi sirkular Indesa 2.0 (Integrasi Desa) yang kini telah memberikan manfaat kepada sekitar 28.000 warga di wilayah sekitar pembangkit.

    Pasokan Listrik Jamali Tetap Stabil

    Menjelang momen Idul Fitri, kebutuhan listrik masyarakat biasanya mengalami peningkatan. Oleh karena itu, PLN Indonesia Power memastikan seluruh sistem operasional pembangkit tetap berjalan optimal.

    Taufik menjelaskan bahwa listrik yang dihasilkan pembangkit Adipala langsung terhubung dengan jaringan utama transmisi nasional.

    “Produksi listrik dari pembangkit ini langsung masuk ke sistem 500 kV atau SUTET melalui Gardu Induk Kesugihan, yang kemudian didistribusikan ke jaringan Jawa–Madura–Bali,” ujarnya.

    Untuk memastikan keandalan selama periode Lebaran, perusahaan juga mengaktifkan Posko Siaga Idul Fitri yang beroperasi 24 jam penuh di ruang kontrol pembangkit dan terintegrasi dengan pusat kendali di tingkat nasional.

    Langkah ini dilakukan untuk memastikan pasokan listrik tetap stabil bagi masyarakat selama masa libur Lebaran.

    Program Indesa 2.0 Dorong Ekonomi Sirkular

    Selain fokus pada ketahanan energi, PLN Indonesia Power juga menjalankan program pemberdayaan masyarakat melalui konsep ekonomi sirkular yang dikenal dengan nama Indesa 2.0.

    Program ini mengintegrasikan berbagai sektor ekonomi desa seperti peternakan, pertanian, perikanan, dan pengolahan pangan dalam satu sistem yang saling mendukung.

    “Kami mengintegrasikan berbagai sektor mulai dari peternakan, pertanian, hingga pengolahan makanan. Limbah dari satu sektor dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku bagi sektor lainnya,” jelas Taufik.

    Salah satu contoh penerapan ekonomi sirkular tersebut adalah pemanfaatan kotoran ternak domba dan air kolam gurame yang digunakan sebagai nutrisi untuk budidaya tanaman seperti jamur dan bawang.

    Hasil pertanian dan perikanan tersebut kemudian diolah oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) menjadi berbagai produk makanan olahan bernilai tambah seperti abon ikan dan camilan lokal.

    Omzet Kelompok Capai Ratusan Juta

    Program Indesa 2.0 terbukti memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat desa di sekitar wilayah operasional pembangkit.

    Produk-produk olahan yang dihasilkan kelompok masyarakat bahkan mampu mencatatkan omzet hingga ratusan juta rupiah.

    Saat ini, program tersebut telah menjangkau sekitar 28.000 penerima manfaat di wilayah Ring 1 pembangkit, termasuk Desa Bunton, Adipala, dan Penggalang.

    Pendampingan dan Pelatihan Berkelanjutan

    PLN Indonesia Power juga memberikan pendampingan berkelanjutan kepada masyarakat agar program pemberdayaan dapat berjalan secara mandiri dan berkelanjutan.

    Pendampingan tersebut meliputi pelatihan teknis hingga strategi pemasaran produk.

    Perusahaan juga menggandeng tenaga ahli dari Dinas Peternakan dan Dinas Pertanian untuk membantu masyarakat mengatasi berbagai kendala teknis seperti kesehatan ternak maupun pengendalian hama.

    Selain itu, pelaku usaha desa juga diberikan pelatihan branding dan pemasaran agar produk lokal dapat bersaing di pasar yang lebih luas.

    Melalui kegiatan NGOSIK tersebut, PLN Indonesia Power UBP Jateng 2 Adipala menegaskan perannya tidak hanya menjaga keandalan pasokan listrik nasional, tetapi juga berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan.
    PLN Indonesia Power Adipala Jaga Pasokan Listrik Jamali Jelang Lebaran 2026, Program Indesa 2.0 Sentuh 28 Ribu Warga CILACAP – PT PLN Indonesia Power UBP Jateng 2 Adipala memastikan pasokan listrik untuk sistem Jawa–Madura–Bali (Jamali) tetap andal menjelang Idul Fitri 2026. Pembangkit listrik tersebut mampu menjaga produksi listrik stabil di kisaran 400 hingga 450 MWh per hari untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan energi saat Lebaran. Komitmen menjaga ketahanan energi tersebut disampaikan oleh Asisten Manajer Umum PT PLN Indonesia Power UBP Jateng 2 Adipala, Taufik Hidayanto, dalam kegiatan NGOSIK (Ngobrol Asik & Bukber Media) yang digelar di Cilacap pada Rabu (11/3/2026). Selain memastikan keandalan listrik, PLN Indonesia Power juga memaparkan keberhasilan program ekonomi sirkular Indesa 2.0 (Integrasi Desa) yang kini telah memberikan manfaat kepada sekitar 28.000 warga di wilayah sekitar pembangkit. Pasokan Listrik Jamali Tetap Stabil Menjelang momen Idul Fitri, kebutuhan listrik masyarakat biasanya mengalami peningkatan. Oleh karena itu, PLN Indonesia Power memastikan seluruh sistem operasional pembangkit tetap berjalan optimal. Taufik menjelaskan bahwa listrik yang dihasilkan pembangkit Adipala langsung terhubung dengan jaringan utama transmisi nasional. “Produksi listrik dari pembangkit ini langsung masuk ke sistem 500 kV atau SUTET melalui Gardu Induk Kesugihan, yang kemudian didistribusikan ke jaringan Jawa–Madura–Bali,” ujarnya. Untuk memastikan keandalan selama periode Lebaran, perusahaan juga mengaktifkan Posko Siaga Idul Fitri yang beroperasi 24 jam penuh di ruang kontrol pembangkit dan terintegrasi dengan pusat kendali di tingkat nasional. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pasokan listrik tetap stabil bagi masyarakat selama masa libur Lebaran. Program Indesa 2.0 Dorong Ekonomi Sirkular Selain fokus pada ketahanan energi, PLN Indonesia Power juga menjalankan program pemberdayaan masyarakat melalui konsep ekonomi sirkular yang dikenal dengan nama Indesa 2.0. Program ini mengintegrasikan berbagai sektor ekonomi desa seperti peternakan, pertanian, perikanan, dan pengolahan pangan dalam satu sistem yang saling mendukung. “Kami mengintegrasikan berbagai sektor mulai dari peternakan, pertanian, hingga pengolahan makanan. Limbah dari satu sektor dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku bagi sektor lainnya,” jelas Taufik. Salah satu contoh penerapan ekonomi sirkular tersebut adalah pemanfaatan kotoran ternak domba dan air kolam gurame yang digunakan sebagai nutrisi untuk budidaya tanaman seperti jamur dan bawang. Hasil pertanian dan perikanan tersebut kemudian diolah oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) menjadi berbagai produk makanan olahan bernilai tambah seperti abon ikan dan camilan lokal. Omzet Kelompok Capai Ratusan Juta Program Indesa 2.0 terbukti memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat desa di sekitar wilayah operasional pembangkit. Produk-produk olahan yang dihasilkan kelompok masyarakat bahkan mampu mencatatkan omzet hingga ratusan juta rupiah. Saat ini, program tersebut telah menjangkau sekitar 28.000 penerima manfaat di wilayah Ring 1 pembangkit, termasuk Desa Bunton, Adipala, dan Penggalang. Pendampingan dan Pelatihan Berkelanjutan PLN Indonesia Power juga memberikan pendampingan berkelanjutan kepada masyarakat agar program pemberdayaan dapat berjalan secara mandiri dan berkelanjutan. Pendampingan tersebut meliputi pelatihan teknis hingga strategi pemasaran produk. Perusahaan juga menggandeng tenaga ahli dari Dinas Peternakan dan Dinas Pertanian untuk membantu masyarakat mengatasi berbagai kendala teknis seperti kesehatan ternak maupun pengendalian hama. Selain itu, pelaku usaha desa juga diberikan pelatihan branding dan pemasaran agar produk lokal dapat bersaing di pasar yang lebih luas. Melalui kegiatan NGOSIK tersebut, PLN Indonesia Power UBP Jateng 2 Adipala menegaskan perannya tidak hanya menjaga keandalan pasokan listrik nasional, tetapi juga berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan.
    0 Comments 0 Shares 7K Views 0 Reviews
  • Kecamatan Adipala Cilacap Bebas Desa Miskin Ekstrem,
    Karangsari dan Wlahar Berhasil Bangkit

    CILACAP – Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, mencatat kemajuan signifikan dalam upaya pengentasan kemiskinan ekstrem. Pemerintah setempat memastikan bahwa saat ini tidak ada lagi desa dengan kategori miskin ekstrem di wilayah tersebut.

    Capaian ini salah satunya ditandai dengan keluarnya Desa Karangsari dan Desa Wlahar dari kategori desa miskin ekstrem setelah berbagai program penanganan dan pemberdayaan masyarakat dilakukan secara terpadu.

    Camat Adipala, Firdaus Azy Mutia, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan tersebut.

    “Alhamdulillah saat ini di Kecamatan Adipala sudah tidak ada lagi desa dengan kategori miskin ekstrem. Desa Karangsari dan Wlahar yang sebelumnya masuk kategori tersebut kini sudah berhasil keluar,” ujarnya.

    Program Pemberdayaan Dorong Pertumbuhan Ekonomi

    Firdaus menjelaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), pemerintah desa, hingga dukungan sektor swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

    Berbagai program penanganan kemiskinan dilakukan secara terpadu, meliputi bantuan sosial, pemberdayaan ekonomi, serta peningkatan kapasitas masyarakat melalui pelatihan dan pendampingan usaha.

    Salah satu contoh keberhasilan terlihat di Desa Karangsari, di mana pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta produksi gula kelapa menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat.

    “Selain bantuan sosial, kami juga memberikan pelatihan dan pendampingan usaha agar masyarakat bisa meningkatkan pendapatan keluarga secara mandiri,” jelas Firdaus.

    Kolaborasi Jadi Kunci Pengentasan Kemiskinan

    Menurutnya, pengentasan kemiskinan ekstrem tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta menjadi faktor penting dalam mendorong perubahan yang berkelanjutan.

    “Upaya pengentasan kemiskinan ekstrem membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak, baik pemerintah daerah maupun sektor swasta melalui program CSR,” katanya.

    Harapan Pembangunan Berkelanjutan

    Pemerintah Kecamatan Adipala berharap berbagai program pemberdayaan yang telah berjalan dapat terus dilanjutkan sehingga kesejahteraan masyarakat semakin meningkat.

    Selain itu, peningkatan akses pendidikan, pelatihan keterampilan, dan pengembangan usaha di tingkat desa diharapkan mampu memperkuat fondasi ekonomi masyarakat dalam jangka panjang.

    Dengan capaian tersebut, Kecamatan Adipala optimistis mampu mempertahankan status bebas desa miskin ekstrem sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa yang lebih mandiri dan berkelanjutan.
    Kecamatan Adipala Cilacap Bebas Desa Miskin Ekstrem, Karangsari dan Wlahar Berhasil Bangkit CILACAP – Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, mencatat kemajuan signifikan dalam upaya pengentasan kemiskinan ekstrem. Pemerintah setempat memastikan bahwa saat ini tidak ada lagi desa dengan kategori miskin ekstrem di wilayah tersebut. Capaian ini salah satunya ditandai dengan keluarnya Desa Karangsari dan Desa Wlahar dari kategori desa miskin ekstrem setelah berbagai program penanganan dan pemberdayaan masyarakat dilakukan secara terpadu. Camat Adipala, Firdaus Azy Mutia, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan tersebut. “Alhamdulillah saat ini di Kecamatan Adipala sudah tidak ada lagi desa dengan kategori miskin ekstrem. Desa Karangsari dan Wlahar yang sebelumnya masuk kategori tersebut kini sudah berhasil keluar,” ujarnya. Program Pemberdayaan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Firdaus menjelaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), pemerintah desa, hingga dukungan sektor swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Berbagai program penanganan kemiskinan dilakukan secara terpadu, meliputi bantuan sosial, pemberdayaan ekonomi, serta peningkatan kapasitas masyarakat melalui pelatihan dan pendampingan usaha. Salah satu contoh keberhasilan terlihat di Desa Karangsari, di mana pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta produksi gula kelapa menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat. “Selain bantuan sosial, kami juga memberikan pelatihan dan pendampingan usaha agar masyarakat bisa meningkatkan pendapatan keluarga secara mandiri,” jelas Firdaus. Kolaborasi Jadi Kunci Pengentasan Kemiskinan Menurutnya, pengentasan kemiskinan ekstrem tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta menjadi faktor penting dalam mendorong perubahan yang berkelanjutan. “Upaya pengentasan kemiskinan ekstrem membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak, baik pemerintah daerah maupun sektor swasta melalui program CSR,” katanya. Harapan Pembangunan Berkelanjutan Pemerintah Kecamatan Adipala berharap berbagai program pemberdayaan yang telah berjalan dapat terus dilanjutkan sehingga kesejahteraan masyarakat semakin meningkat. Selain itu, peningkatan akses pendidikan, pelatihan keterampilan, dan pengembangan usaha di tingkat desa diharapkan mampu memperkuat fondasi ekonomi masyarakat dalam jangka panjang. Dengan capaian tersebut, Kecamatan Adipala optimistis mampu mempertahankan status bebas desa miskin ekstrem sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa yang lebih mandiri dan berkelanjutan.
    0 Comments 0 Shares 7K Views 0 Reviews
  • Minibus Pengantar Roti MBG Terjun ke Sawah di Adipala Cilacap, Sopir Selamat

    CILACAP – Sebuah minibus pengantar roti mengalami kecelakaan tunggal hingga terjun ke area persawahan di Jalan Raya Doplang, Desa Doplang, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, pada Jumat (13/3/2026) dini hari.

    Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.23 WIB dan pertama kali dilaporkan oleh anggota Polantas Karangkandri kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Cilacap untuk meminta bantuan evakuasi.

    Koordinator Tim SAR Gabungan, Fajar Wadji, mengatakan setelah menerima laporan, tim rescue langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian dengan membawa peralatan ekstrikasi serta perlengkapan medis.

    “Tim rescue segera diberangkatkan setelah menerima informasi kecelakaan tersebut,” ujar Fajar.

    Tim SAR Tiba Kurang dari 30 Menit

    Tim SAR tiba di lokasi sekitar pukul 04.55 WIB. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan asesmen situasi serta berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan unsur terkait untuk memulai proses evakuasi korban.

    Kecelakaan tersebut melibatkan satu kendaraan minibus yang keluar dari jalur jalan raya hingga terperosok ke area persawahan.

    Korban diketahui berinisial MM (40), warga Desa Kesugihan, Kecamatan Kesugihan, Cilacap.

    Mobil Sedang Mengantar Roti

    Menurut informasi yang dihimpun, kendaraan tersebut sedang dalam perjalanan mengantarkan roti ke dapur SPPG di wilayah setempat ketika kecelakaan terjadi.

    Meski kendaraan mengalami kecelakaan, korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR dalam kondisi selamat pada pukul 05.10 WIB.

    Setelah proses evakuasi, korban langsung dibawa ke RSU PKU Aghisna Kroya untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

    Operasi SAR Ditutup

    Setelah memastikan korban berhasil diselamatkan dan mendapatkan penanganan medis, operasi pencarian dan pertolongan dinyatakan selesai.

    Seluruh unsur SAR yang terlibat kemudian kembali ke satuan masing-masing.

    Pengingat Pentingnya Keselamatan Berkendara

    Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu berhati-hati saat berkendara, terutama pada dini hari ketika kondisi jalan cenderung sepi dan visibilitas terbatas.

    Meski penyebab pasti kecelakaan belum diketahui, beberapa faktor seperti kelelahan pengemudi, kondisi jalan, maupun cuaca sering menjadi pemicu kecelakaan lalu lintas.

    Masyarakat diimbau selalu memastikan kondisi tubuh dan kendaraan dalam keadaan baik sebelum melakukan perjalanan, terutama untuk aktivitas distribusi logistik pada malam atau dini hari.
    Minibus Pengantar Roti MBG Terjun ke Sawah di Adipala Cilacap, Sopir Selamat CILACAP – Sebuah minibus pengantar roti mengalami kecelakaan tunggal hingga terjun ke area persawahan di Jalan Raya Doplang, Desa Doplang, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, pada Jumat (13/3/2026) dini hari. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.23 WIB dan pertama kali dilaporkan oleh anggota Polantas Karangkandri kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Cilacap untuk meminta bantuan evakuasi. Koordinator Tim SAR Gabungan, Fajar Wadji, mengatakan setelah menerima laporan, tim rescue langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian dengan membawa peralatan ekstrikasi serta perlengkapan medis. “Tim rescue segera diberangkatkan setelah menerima informasi kecelakaan tersebut,” ujar Fajar. Tim SAR Tiba Kurang dari 30 Menit Tim SAR tiba di lokasi sekitar pukul 04.55 WIB. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan asesmen situasi serta berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan unsur terkait untuk memulai proses evakuasi korban. Kecelakaan tersebut melibatkan satu kendaraan minibus yang keluar dari jalur jalan raya hingga terperosok ke area persawahan. Korban diketahui berinisial MM (40), warga Desa Kesugihan, Kecamatan Kesugihan, Cilacap. Mobil Sedang Mengantar Roti Menurut informasi yang dihimpun, kendaraan tersebut sedang dalam perjalanan mengantarkan roti ke dapur SPPG di wilayah setempat ketika kecelakaan terjadi. Meski kendaraan mengalami kecelakaan, korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR dalam kondisi selamat pada pukul 05.10 WIB. Setelah proses evakuasi, korban langsung dibawa ke RSU PKU Aghisna Kroya untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Operasi SAR Ditutup Setelah memastikan korban berhasil diselamatkan dan mendapatkan penanganan medis, operasi pencarian dan pertolongan dinyatakan selesai. Seluruh unsur SAR yang terlibat kemudian kembali ke satuan masing-masing. Pengingat Pentingnya Keselamatan Berkendara Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu berhati-hati saat berkendara, terutama pada dini hari ketika kondisi jalan cenderung sepi dan visibilitas terbatas. Meski penyebab pasti kecelakaan belum diketahui, beberapa faktor seperti kelelahan pengemudi, kondisi jalan, maupun cuaca sering menjadi pemicu kecelakaan lalu lintas. Masyarakat diimbau selalu memastikan kondisi tubuh dan kendaraan dalam keadaan baik sebelum melakukan perjalanan, terutama untuk aktivitas distribusi logistik pada malam atau dini hari.
    0 Comments 0 Shares 7K Views 0 Reviews
  • KPK Tangkap 27 Orang dalam OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

    Cilacap — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan 27 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman pada Jumat (13/3/2026). Penindakan tersebut dilakukan di wilayah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, terkait dugaan praktik korupsi di lingkungan pemerintah daerah.

    Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan bahwa Bupati Cilacap termasuk salah satu pihak yang diamankan dalam operasi senyap tersebut. Selain kepala daerah, sejumlah pihak lain juga turut dibawa oleh penyidik KPK untuk menjalani pemeriksaan intensif.

    27 Orang Diamankan dalam Operasi Senyap
    Dalam operasi tersebut, tim penyidik KPK mengamankan total 27 orang yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara yang tengah diselidiki. Mereka terdiri dari unsur pejabat pemerintah daerah, pihak swasta, hingga pihak lain yang diduga terlibat dalam transaksi yang menjadi objek penyelidikan.

    Seluruh pihak yang diamankan saat ini masih menjalani pemeriksaan awal oleh penyidik KPK. Lembaga antirasuah memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum mereka, termasuk kemungkinan penetapan tersangka.

    KPK Sita Uang Tunai
    Dalam OTT tersebut, KPK juga menyita sejumlah uang tunai yang diduga berkaitan dengan tindak pidana korupsi. Namun hingga kini, penyidik belum mengungkapkan secara rinci jumlah uang yang diamankan maupun konstruksi perkara yang sedang didalami.

    Barang bukti tersebut masih dalam proses verifikasi oleh tim penyidik untuk memastikan keterkaitannya dengan dugaan suap atau gratifikasi yang melibatkan sejumlah pihak.

    Harta Kekayaan Capai Rp 12 Miliar
    Berdasarkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN), Syamsul Auliya Rachman tercatat memiliki total kekayaan sekitar Rp 12 miliar. Nilai tersebut meliputi sejumlah aset berupa tanah dan bangunan, kendaraan, serta harta lainnya yang dilaporkan dalam dokumen resmi LHKPN.

    Meski demikian, belum dapat dipastikan apakah harta kekayaan tersebut memiliki keterkaitan dengan perkara yang sedang ditangani oleh KPK.

    KPK Masih Dalami Perkara
    KPK hingga saat ini masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap seluruh pihak yang diamankan. Lembaga antirasuah tersebut diperkirakan akan memberikan keterangan resmi terkait kronologi OTT, jumlah tersangka, serta detail barang bukti setelah proses pemeriksaan awal rampung.

    Kasus ini menjadi perhatian publik, mengingat Kabupaten Cilacap merupakan salah satu daerah strategis di Jawa Tengah dengan berbagai proyek pembangunan yang sedang berjalan.

    Sumber :
    https://banyumasraya.com/cilacap/kpk-kapolresta-cilacap-diduga-jadi-penerima-thr-dari-bupati-syamsul-auliya
    KPK Tangkap 27 Orang dalam OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman Cilacap — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan 27 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman pada Jumat (13/3/2026). Penindakan tersebut dilakukan di wilayah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, terkait dugaan praktik korupsi di lingkungan pemerintah daerah. Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan bahwa Bupati Cilacap termasuk salah satu pihak yang diamankan dalam operasi senyap tersebut. Selain kepala daerah, sejumlah pihak lain juga turut dibawa oleh penyidik KPK untuk menjalani pemeriksaan intensif. 27 Orang Diamankan dalam Operasi Senyap Dalam operasi tersebut, tim penyidik KPK mengamankan total 27 orang yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara yang tengah diselidiki. Mereka terdiri dari unsur pejabat pemerintah daerah, pihak swasta, hingga pihak lain yang diduga terlibat dalam transaksi yang menjadi objek penyelidikan. Seluruh pihak yang diamankan saat ini masih menjalani pemeriksaan awal oleh penyidik KPK. Lembaga antirasuah memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum mereka, termasuk kemungkinan penetapan tersangka. KPK Sita Uang Tunai Dalam OTT tersebut, KPK juga menyita sejumlah uang tunai yang diduga berkaitan dengan tindak pidana korupsi. Namun hingga kini, penyidik belum mengungkapkan secara rinci jumlah uang yang diamankan maupun konstruksi perkara yang sedang didalami. Barang bukti tersebut masih dalam proses verifikasi oleh tim penyidik untuk memastikan keterkaitannya dengan dugaan suap atau gratifikasi yang melibatkan sejumlah pihak. Harta Kekayaan Capai Rp 12 Miliar Berdasarkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN), Syamsul Auliya Rachman tercatat memiliki total kekayaan sekitar Rp 12 miliar. Nilai tersebut meliputi sejumlah aset berupa tanah dan bangunan, kendaraan, serta harta lainnya yang dilaporkan dalam dokumen resmi LHKPN. Meski demikian, belum dapat dipastikan apakah harta kekayaan tersebut memiliki keterkaitan dengan perkara yang sedang ditangani oleh KPK. KPK Masih Dalami Perkara KPK hingga saat ini masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap seluruh pihak yang diamankan. Lembaga antirasuah tersebut diperkirakan akan memberikan keterangan resmi terkait kronologi OTT, jumlah tersangka, serta detail barang bukti setelah proses pemeriksaan awal rampung. Kasus ini menjadi perhatian publik, mengingat Kabupaten Cilacap merupakan salah satu daerah strategis di Jawa Tengah dengan berbagai proyek pembangunan yang sedang berjalan. Sumber : https://banyumasraya.com/cilacap/kpk-kapolresta-cilacap-diduga-jadi-penerima-thr-dari-bupati-syamsul-auliya
    0 Comments 0 Shares 7K Views 0 Reviews
  • Santri Bahagia 2026: Memuliakan, Melayani, dan
    Membahagiakan Penghafal Al-Qur’an di Adipala Cilacap

    Gerakan Infaq Beras (GIB) Cilacap kembali menghadirkan program sosial penuh makna bertajuk Santri Bahagia 2026. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian nyata untuk menghadirkan kebahagiaan bagi santri yatim penghafal Al-Qur’an, sekaligus menjadi jembatan kebaikan antara para donatur (orang tua asuh) dengan para penerima manfaat.

    Acara ini akan dilaksanakan pada:
    Tanggal : Jumat, 27 Februari 2026
    Waktu : Pukul 15.00 WIB – selesai
    Tempat : Ponpes Padasan Cikal Asma, Adipala, Cilacap

    Sebanyak 75 santri akan menerima manfaat langsung dari program ini.

    Tujuan Kegiatan
    Program Santri Bahagia dirancang bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi memiliki misi sosial dan spiritual yang kuat:
    - Mendekatkan hubungan antara orang tua asuh, santri, dan tim Gerakan Infaq Beras
    - Memberikan perhatian dan kebahagiaan kepada santri yatim penghafal Al-Qur’an
    - Menjadi wasilah kebaikan dan keberkahan bagi para donatur
    - Menghadirkan pengalaman yang berkesan dan membangun semangat belajar para santri

    Rangkaian Acara
    Dalam kegiatan ini, para santri akan mendapatkan berbagai bentuk kebahagiaan, di antaranya:
    - Buka bersama santri
    - Pembagian bingkisan santri
    - Pembagian baju baru
    - Paket kebahagiaan senilai **Rp 30.000 per santri**
    - Door prize dan kegiatan kebersamaan

    Kebahagiaan sederhana ini diharapkan menjadi energi positif bagi para santri untuk terus semangat menghafal Al-Qur’an dan meraih masa depan yang lebih baik.

    Ajak Lebih Banyak Kebaikan: Saatnya Anda Terlibat

    Kebaikan akan terasa lebih bermakna ketika dilakukan bersama. Melalui program ini, Anda dapat menjadi bagian dari kebahagiaan mereka.

    Donasi Paket Santri Bahagia
    Rp 30.000 / santri

    Salurkan infaq terbaik Anda melalui:
    Bank BSI
    No. Rekening : 723 2961 605
    a.n. Paskas Cilacap

    Konfirmasi donasi via WhatsApp : 0851 7416 3099

    Mengapa Donasi Anda Penting?
    - Membantu santri yatim mendapatkan kebutuhan dan perhatian
    - Mendukung generasi penghafal Al-Qur’an
    - Menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya
    - Memberikan kebahagiaan yang mungkin tak pernah mereka duga sebelumnya

    Karena sejatinya, kebahagiaan mereka adalah keberkahan bagi kita semua.

    Jangan Bosan Jadi Orang Baik

    Mari bersama menghadirkan senyum untuk para santri. Satu paket dari Anda, berarti satu kebahagiaan untuk mereka.

    #JanganBosanJadiOrangBaik
    Santri Bahagia 2026: Memuliakan, Melayani, dan Membahagiakan Penghafal Al-Qur’an di Adipala Cilacap Gerakan Infaq Beras (GIB) Cilacap kembali menghadirkan program sosial penuh makna bertajuk Santri Bahagia 2026. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian nyata untuk menghadirkan kebahagiaan bagi santri yatim penghafal Al-Qur’an, sekaligus menjadi jembatan kebaikan antara para donatur (orang tua asuh) dengan para penerima manfaat. Acara ini akan dilaksanakan pada: Tanggal : Jumat, 27 Februari 2026 Waktu : Pukul 15.00 WIB – selesai Tempat : Ponpes Padasan Cikal Asma, Adipala, Cilacap Sebanyak 75 santri akan menerima manfaat langsung dari program ini. Tujuan Kegiatan Program Santri Bahagia dirancang bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi memiliki misi sosial dan spiritual yang kuat: - Mendekatkan hubungan antara orang tua asuh, santri, dan tim Gerakan Infaq Beras - Memberikan perhatian dan kebahagiaan kepada santri yatim penghafal Al-Qur’an - Menjadi wasilah kebaikan dan keberkahan bagi para donatur - Menghadirkan pengalaman yang berkesan dan membangun semangat belajar para santri Rangkaian Acara Dalam kegiatan ini, para santri akan mendapatkan berbagai bentuk kebahagiaan, di antaranya: - Buka bersama santri - Pembagian bingkisan santri - Pembagian baju baru - Paket kebahagiaan senilai **Rp 30.000 per santri** - Door prize dan kegiatan kebersamaan Kebahagiaan sederhana ini diharapkan menjadi energi positif bagi para santri untuk terus semangat menghafal Al-Qur’an dan meraih masa depan yang lebih baik. Ajak Lebih Banyak Kebaikan: Saatnya Anda Terlibat Kebaikan akan terasa lebih bermakna ketika dilakukan bersama. Melalui program ini, Anda dapat menjadi bagian dari kebahagiaan mereka. Donasi Paket Santri Bahagia Rp 30.000 / santri Salurkan infaq terbaik Anda melalui: Bank BSI No. Rekening : 723 2961 605 a.n. Paskas Cilacap Konfirmasi donasi via WhatsApp : 0851 7416 3099 Mengapa Donasi Anda Penting? - Membantu santri yatim mendapatkan kebutuhan dan perhatian - Mendukung generasi penghafal Al-Qur’an - Menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya - Memberikan kebahagiaan yang mungkin tak pernah mereka duga sebelumnya Karena sejatinya, kebahagiaan mereka adalah keberkahan bagi kita semua. Jangan Bosan Jadi Orang Baik Mari bersama menghadirkan senyum untuk para santri. Satu paket dari Anda, berarti satu kebahagiaan untuk mereka. #JanganBosanJadiOrangBaik
    0 Comments 0 Shares 28K Views 0 Reviews
  • Kebakaran Hebat Melanda Swalayan Rita Pasaraya Cilacap

    CILACAP – Kebakaran hebat melanda Rita Pasaraya Cilacap yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani, Cilacap, Senin malam (2/2/2026). Api dilaporkan menjalar ke sejumlah bangunan di sekitar pusat perbelanjaan tersebut.

    Hingga Selasa (3/2/2026) pukul 06.00 WIB, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) bersama relawan dari berbagai unsur masih melakukan proses pemadaman dan pendinginan di lokasi kejadian.

    Ketua Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) Cilacap, Mustangin, mengatakan kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 22.15 WIB. Api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan di sekitarnya.

    “Kebakaran diketahui sekitar pukul 22.15 WIB. Api cepat membesar dan menjalar ke bangunan lain,” ujar Mustangin saat dikonfirmasi, Selasa pagi.

    Ia menyebutkan, sedikitnya dua bangunan di sekitar Rita Pasaraya ikut terdampak kebakaran. “Dua bangunan di sekitarnya ikut terbakar, yaitu toko sepatu dan sebuah rumah makan sushi,” jelasnya.

    https://banyumasraya.com/cilacap/kebakaran-hebat-melanda-swalayan-rita-pasaraya-cilacap
    Kebakaran Hebat Melanda Swalayan Rita Pasaraya Cilacap CILACAP – Kebakaran hebat melanda Rita Pasaraya Cilacap yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani, Cilacap, Senin malam (2/2/2026). Api dilaporkan menjalar ke sejumlah bangunan di sekitar pusat perbelanjaan tersebut. Hingga Selasa (3/2/2026) pukul 06.00 WIB, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) bersama relawan dari berbagai unsur masih melakukan proses pemadaman dan pendinginan di lokasi kejadian. Ketua Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) Cilacap, Mustangin, mengatakan kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 22.15 WIB. Api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan di sekitarnya. “Kebakaran diketahui sekitar pukul 22.15 WIB. Api cepat membesar dan menjalar ke bangunan lain,” ujar Mustangin saat dikonfirmasi, Selasa pagi. Ia menyebutkan, sedikitnya dua bangunan di sekitar Rita Pasaraya ikut terdampak kebakaran. “Dua bangunan di sekitarnya ikut terbakar, yaitu toko sepatu dan sebuah rumah makan sushi,” jelasnya. https://banyumasraya.com/cilacap/kebakaran-hebat-melanda-swalayan-rita-pasaraya-cilacap
    0 Comments 0 Shares 31K Views 0 Reviews
  • Direncanakan Dibangun Tugu di Simpang Lima Adipala Cilacap, Akan Jadi Landmark Baru

    CILACAP – Kabupaten Cilacap berpeluang memiliki landmark baru. Sebuah tugu direncanakan akan dibangun di kawasan Simpang Lima Pasar Adipala, Kecamatan Adipala, sebagai penanda wilayah sekaligus penguat identitas daerah.

    Camat Adipala, Firdaus Azy Mutia, S.Psi., M.M., membenarkan adanya rencana pembangunan tugu tersebut. Namun demikian, ia menegaskan bahwa rencana itu masih berada pada tahap awal perencanaan.

    “Benar, ada rencana pembangunan tugu di Simpang Lima Adipala. Saat ini masih dalam tahap perencanaan dan rencananya akan memanfaatkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN),” ujar Firdaus saat dikonfirmasi, Rabu (21/1/2026).

    Firdaus menjelaskan, tugu tersebut direncanakan berdiri tepat di depan Pasar Adipala, pada titik pertemuan lima jalur utama. Simpang tersebut menghubungkan arus lalu lintas dari arah Kroya, Binangun atau Nusawungu, Maos di sisi utara, serta jalur menuju selatan ke kawasan Pantai Bunton.

    Menurutnya, Simpang Lima Adipala merupakan kawasan strategis yang setiap hari dilalui kendaraan dari dalam maupun luar Kabupaten Cilacap. Oleh karena itu, keberadaan tugu dinilai penting sebagai ikon kawasan sekaligus memperindah wajah wilayah Adipala.

    “Lokasi ini sangat strategis dan menjadi salah satu pintu perlintasan utama. Harapannya, tugu ini bisa menjadi ikon baru sekaligus menambah nilai identitas Kabupaten Cilacap,” jelasnya.

    Meski masih dalam tahap perencanaan, Firdaus menyebutkan bahwa respons dari pihak penyedia dana CSR cukup positif. Pemerintah kecamatan berharap proses kajian teknis dan perizinan dapat segera diselesaikan agar pembangunan dapat direalisasikan.

    “Alhamdulillah, sinyal dari pihak CSR cukup positif. Semoga seluruh proses berjalan lancar dan pembangunan tugu bisa segera direalisasikan,” pungkasnya.
    Direncanakan Dibangun Tugu di Simpang Lima Adipala Cilacap, Akan Jadi Landmark Baru CILACAP – Kabupaten Cilacap berpeluang memiliki landmark baru. Sebuah tugu direncanakan akan dibangun di kawasan Simpang Lima Pasar Adipala, Kecamatan Adipala, sebagai penanda wilayah sekaligus penguat identitas daerah. Camat Adipala, Firdaus Azy Mutia, S.Psi., M.M., membenarkan adanya rencana pembangunan tugu tersebut. Namun demikian, ia menegaskan bahwa rencana itu masih berada pada tahap awal perencanaan. “Benar, ada rencana pembangunan tugu di Simpang Lima Adipala. Saat ini masih dalam tahap perencanaan dan rencananya akan memanfaatkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN),” ujar Firdaus saat dikonfirmasi, Rabu (21/1/2026). Firdaus menjelaskan, tugu tersebut direncanakan berdiri tepat di depan Pasar Adipala, pada titik pertemuan lima jalur utama. Simpang tersebut menghubungkan arus lalu lintas dari arah Kroya, Binangun atau Nusawungu, Maos di sisi utara, serta jalur menuju selatan ke kawasan Pantai Bunton. Menurutnya, Simpang Lima Adipala merupakan kawasan strategis yang setiap hari dilalui kendaraan dari dalam maupun luar Kabupaten Cilacap. Oleh karena itu, keberadaan tugu dinilai penting sebagai ikon kawasan sekaligus memperindah wajah wilayah Adipala. “Lokasi ini sangat strategis dan menjadi salah satu pintu perlintasan utama. Harapannya, tugu ini bisa menjadi ikon baru sekaligus menambah nilai identitas Kabupaten Cilacap,” jelasnya. Meski masih dalam tahap perencanaan, Firdaus menyebutkan bahwa respons dari pihak penyedia dana CSR cukup positif. Pemerintah kecamatan berharap proses kajian teknis dan perizinan dapat segera diselesaikan agar pembangunan dapat direalisasikan. “Alhamdulillah, sinyal dari pihak CSR cukup positif. Semoga seluruh proses berjalan lancar dan pembangunan tugu bisa segera direalisasikan,” pungkasnya.
    0 Comments 0 Shares 8K Views 0 Reviews
  • Berikut Daftar 16 Sentra UMKM Berbasis Tradisi
    dan Inovasi Di Desa Adireja Kulon

    Desa Adireja Kulon merupakan salah satu desa di Kabupaten Cilacap yang terus menunjukkan perkembangan pesat, khususnya di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Desa ini memiliki potensi alam dan budaya yang kaya, sehingga menjadi modal utama dalam mendorong lahirnya berbagai produk kreatif dan bernilai ekonomi tinggi.

    Keberagaman UMKM di Adireja Kulon menjadi bukti nyata semangat masyarakat dalam mengembangkan usaha lokal. Berbagai sektor usaha tumbuh dan berkembang, mulai dari produksi makanan tradisional, kerajinan tangan, hingga produk olahan pertanian yang memiliki ciri khas daerah.

    Salah satu produk unggulan yang menjadi kebanggaan Desa Adireja Kulon adalah camilan tradisional “Semprong Mba Ning.” Produk ini dikenal memiliki rasa manis, tekstur renyah, dan cita rasa khas yang disukai banyak kalangan. Popularitasnya tidak hanya terbatas di wilayah desa, tetapi juga telah merambah ke berbagai daerah di luar Cilacap.

    Selain produk makanan, UMKM di Adireja Kulon juga dikenal melalui kerajinan tangan seperti anyaman bambu dan batik tulis. Produk-produk tersebut dihasilkan dengan keterampilan tinggi serta sentuhan budaya lokal yang kental. Setiap karya yang dibuat mencerminkan dedikasi, kreativitas, dan kecintaan masyarakat terhadap warisan tradisi leluhur.

    Letak Desa Adireja Kulon yang strategis turut mendukung pertumbuhan UMKM. Akses yang mudah, ditambah dukungan pemerintah desa serta semangat gotong royong masyarakat, membuat iklim usaha di desa ini semakin kondusif. Kolaborasi antarwarga juga menjadi kunci penting dalam memperkuat daya saing produk lokal.

    Perkembangan teknologi digital semakin membuka peluang baru bagi para pelaku UMKM di Adireja Kulon. Dengan memanfaatkan pemasaran daring dan media sosial, produk-produk lokal kini dapat menjangkau pasar yang lebih luas. Hal ini mendorong peningkatan penjualan sekaligus memperkenalkan potensi desa ke tingkat regional maupun nasional.

    Desa Adireja Kulon dengan bangga mempersembahkan produk-produk berkualitas yang tidak hanya memanjakan selera, tetapi juga menjaga kelestarian budaya dan tradisi. Kehadiran UMKM di desa ini menjadi bukti bahwa inovasi dapat berjalan selaras dengan kearifan lokal.

    Masyarakat luas diundang untuk lebih mengenal dan mendukung UMKM Desa Adireja Kulon—sebuah desa di mana kreativitas, tradisi, dan semangat kebersamaan berpadu menjadi kekuatan ekonomi yang membanggakan.
    Berikut Daftar 16 Sentra UMKM Berbasis Tradisi dan Inovasi Di [adirejakulon] Desa Adireja Kulon merupakan salah satu desa di Kabupaten Cilacap yang terus menunjukkan perkembangan pesat, khususnya di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Desa ini memiliki potensi alam dan budaya yang kaya, sehingga menjadi modal utama dalam mendorong lahirnya berbagai produk kreatif dan bernilai ekonomi tinggi. Keberagaman UMKM di Adireja Kulon menjadi bukti nyata semangat masyarakat dalam mengembangkan usaha lokal. Berbagai sektor usaha tumbuh dan berkembang, mulai dari produksi makanan tradisional, kerajinan tangan, hingga produk olahan pertanian yang memiliki ciri khas daerah. Salah satu produk unggulan yang menjadi kebanggaan Desa Adireja Kulon adalah camilan tradisional “Semprong Mba Ning.” Produk ini dikenal memiliki rasa manis, tekstur renyah, dan cita rasa khas yang disukai banyak kalangan. Popularitasnya tidak hanya terbatas di wilayah desa, tetapi juga telah merambah ke berbagai daerah di luar Cilacap. Selain produk makanan, UMKM di Adireja Kulon juga dikenal melalui kerajinan tangan seperti anyaman bambu dan batik tulis. Produk-produk tersebut dihasilkan dengan keterampilan tinggi serta sentuhan budaya lokal yang kental. Setiap karya yang dibuat mencerminkan dedikasi, kreativitas, dan kecintaan masyarakat terhadap warisan tradisi leluhur. Letak Desa Adireja Kulon yang strategis turut mendukung pertumbuhan UMKM. Akses yang mudah, ditambah dukungan pemerintah desa serta semangat gotong royong masyarakat, membuat iklim usaha di desa ini semakin kondusif. Kolaborasi antarwarga juga menjadi kunci penting dalam memperkuat daya saing produk lokal. Perkembangan teknologi digital semakin membuka peluang baru bagi para pelaku UMKM di Adireja Kulon. Dengan memanfaatkan pemasaran daring dan media sosial, produk-produk lokal kini dapat menjangkau pasar yang lebih luas. Hal ini mendorong peningkatan penjualan sekaligus memperkenalkan potensi desa ke tingkat regional maupun nasional. Desa Adireja Kulon dengan bangga mempersembahkan produk-produk berkualitas yang tidak hanya memanjakan selera, tetapi juga menjaga kelestarian budaya dan tradisi. Kehadiran UMKM di desa ini menjadi bukti bahwa inovasi dapat berjalan selaras dengan kearifan lokal. Masyarakat luas diundang untuk lebih mengenal dan mendukung UMKM Desa Adireja Kulon—sebuah desa di mana kreativitas, tradisi, dan semangat kebersamaan berpadu menjadi kekuatan ekonomi yang membanggakan.
    0 Comments 0 Shares 3K Views 0 Reviews
  • Daftar 19 Desa Wisata Cilacap Terbaik 2026,
    Berikut Beberapa Desa Di Kecamatan Adipala Yang Masuk daftar

    CILACAP — Sektor pariwisata di Kabupaten Cilacap kembali menggeliat. Setelah melalui proses panjang dan seleksi ketat sepanjang 2025, sebanyak 19 desa resmi ditetapkan sebagai desa wisata dan siap menjadi motor penggerak ekonomi lokal pada 2026.

    Penetapan ini bukan proses instan. Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Cilacap sebelumnya memetakan 30 desa kandidat dengan standar tinggi untuk memastikan kesiapan destinasi, kelembagaan, dan paket wisata.

    Lalui Seleksi Ketat

    Kepala Disparpora Cilacap, Budi Narimo, menjelaskan evaluasi dilakukan secara mendalam. Sejumlah persoalan klasik ditemukan, mulai dari kelembagaan yang belum kuat hingga konsep paket wisata yang belum jelas.

    Akibatnya, lima desa memilih mengundurkan diri karena merasa belum siap secara manajemen, yakni Karangsari (Adipala), Kesugihan Kidul (Kesugihan), Mandala (Jeruklegi), Mentasan (Kawunganten), dan Cisuru (Cipari).

    “Dari pemetaan awal, ada lima desa yang memilih mundur karena belum siap secara organisasi dan pengelolaan, sementara desa lainnya kami dorong melakukan reorganisasi dan pembenahan manajemen,” ujar Budi.

    Daftar 19 Desa Wisata Terpilih

    Hasil penilaian tim gabungan akademisi dan praktisi pada Agustus–Oktober 2025 menetapkan 19 desa yang memenuhi indikator, terbagi dalam tiga kategori:

    Kategori Desa Wisata Maju
    - Desa Jetis (Kecamatan Nusawungu)
    - Desa Karangmangu (Kecamatan Kroya)
    - Kategori Desa Wisata Berkembang
    - Desa Tambaksari (Kecamatan Wanareja)
    - Desa Sindangbarang (Kecamatan Karangpucung)
    - Desa Pesanggrahan (Kecamatan Kroya)
    - Desa Gentasari (Kecamatan Kroya)

    Kategori Desa Wisata Rintisan
    - Desa Bunton (Adipala)
    - Desa Welahan Wetan (Adipala)
    - Desa Widarapayung Wetan (Binangun)
    - Desa Panisihan (Maos)
    - Desa Kamulyan (Bantarsari)
    - Desa Bojongsari (Kedungreja)
    - Desa Pesahangan (Cimanggu)
    - Desa Cipari (Cipari)
    - Desa Karanggedang (Sidareja)
    - Desa Tayem Timur (Karangpucung)
    - Desa Salebu (Majenang)
    - Desa Sadahayu (Majenang)
    - Desa Sumpinghayu (Dayeuhluhur)

    Bukan Garis Akhir

    Penetapan 19 desa tersebut telah disahkan melalui Surat Keputusan Bupati Cilacap. Namun, Disparpora menegaskan status desa wisata bukan garis akhir, melainkan awal tanggung jawab.

    “Desa wisata harus mampu menghadirkan pengalaman otentik, menggerakkan ekonomi warga, sekaligus menjaga identitas budaya dan alam,” tegas Budi.

    Ke depan, desa-desa ini diharapkan mampu menawarkan pengalaman unik—mulai dari wisata pesisir, agrowisata, hingga edukasi budaya—sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Cilacap.
    Daftar 19 Desa Wisata Cilacap Terbaik 2026, Berikut Beberapa Desa Di [kecamatan] Yang Masuk daftar CILACAP — Sektor pariwisata di Kabupaten Cilacap kembali menggeliat. Setelah melalui proses panjang dan seleksi ketat sepanjang 2025, sebanyak 19 desa resmi ditetapkan sebagai desa wisata dan siap menjadi motor penggerak ekonomi lokal pada 2026. Penetapan ini bukan proses instan. Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Cilacap sebelumnya memetakan 30 desa kandidat dengan standar tinggi untuk memastikan kesiapan destinasi, kelembagaan, dan paket wisata. Lalui Seleksi Ketat Kepala Disparpora Cilacap, Budi Narimo, menjelaskan evaluasi dilakukan secara mendalam. Sejumlah persoalan klasik ditemukan, mulai dari kelembagaan yang belum kuat hingga konsep paket wisata yang belum jelas. Akibatnya, lima desa memilih mengundurkan diri karena merasa belum siap secara manajemen, yakni Karangsari (Adipala), Kesugihan Kidul (Kesugihan), Mandala (Jeruklegi), Mentasan (Kawunganten), dan Cisuru (Cipari). “Dari pemetaan awal, ada lima desa yang memilih mundur karena belum siap secara organisasi dan pengelolaan, sementara desa lainnya kami dorong melakukan reorganisasi dan pembenahan manajemen,” ujar Budi. Daftar 19 Desa Wisata Terpilih Hasil penilaian tim gabungan akademisi dan praktisi pada Agustus–Oktober 2025 menetapkan 19 desa yang memenuhi indikator, terbagi dalam tiga kategori: Kategori Desa Wisata Maju - Desa Jetis (Kecamatan Nusawungu) - Desa Karangmangu (Kecamatan Kroya) - Kategori Desa Wisata Berkembang - Desa Tambaksari (Kecamatan Wanareja) - Desa Sindangbarang (Kecamatan Karangpucung) - Desa Pesanggrahan (Kecamatan Kroya) - Desa Gentasari (Kecamatan Kroya) Kategori Desa Wisata Rintisan - [bunton] (Adipala) - [welahanwetan] (Adipala) - Desa Widarapayung Wetan (Binangun) - Desa Panisihan (Maos) - Desa Kamulyan (Bantarsari) - Desa Bojongsari (Kedungreja) - Desa Pesahangan (Cimanggu) - Desa Cipari (Cipari) - Desa Karanggedang (Sidareja) - Desa Tayem Timur (Karangpucung) - Desa Salebu (Majenang) - Desa Sadahayu (Majenang) - Desa Sumpinghayu (Dayeuhluhur) Bukan Garis Akhir Penetapan 19 desa tersebut telah disahkan melalui Surat Keputusan Bupati Cilacap. Namun, Disparpora menegaskan status desa wisata bukan garis akhir, melainkan awal tanggung jawab. “Desa wisata harus mampu menghadirkan pengalaman otentik, menggerakkan ekonomi warga, sekaligus menjaga identitas budaya dan alam,” tegas Budi. Ke depan, desa-desa ini diharapkan mampu menawarkan pengalaman unik—mulai dari wisata pesisir, agrowisata, hingga edukasi budaya—sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Cilacap.
    0 Comments 0 Shares 3K Views 0 Reviews
  • Angin Ribut Terjang Cilacap,
    Sejumlah Pohon Tumbang dan Bangunan Rusak

    CILACAP – Angin ribut disertai cuaca ekstrem melanda wilayah Kabupaten Cilacap, Senin (12/1/2025). Dampaknya, sejumlah kejadian dilaporkan terjadi di beberapa titik, mulai dari pohon tumbang hingga kerusakan bangunan dan properti usaha.

    Salah satu peristiwa terjadi di kawasan PPC, di mana sebuah pohon tumbang akibat terpaan angin kencang.

    Peristiwa serupa juga terjadi di Jalan Rinjani, tepatnya di Rumah Makan Babeh. Angin ribut menyebabkan plan banner di depan rumah makan tersebut roboh. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian ini sempat menarik perhatian pengguna jalan dan warga sekitar.

    Selain itu, angin kencang turut mengakibatkan kerusakan bangunan di area lahan parkir Universitas Al Irsyad (UNAIC) Cilacap. Beberapa bagian bangunan dilaporkan mengalami kerusakan akibat kuatnya hembusan angin.

    Hingga berita ini diturunkan, tidak ada laporan korban jiwa dalam rangkaian kejadian tersebut. Namun, kerugian materi masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.

    Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. Berdasarkan prakiraan cuaca, wilayah Cilacap masih berpeluang mengalami hujan lebat disertai angin kencang dalam beberapa hari ke depan. Warga juga diminta menghindari berteduh di bawah pohon besar serta memastikan kondisi bangunan dan papan reklame dalam keadaan aman.

    Sumber :
    https://banyumasraya.com/cilacap/angin-ribut-terjang-cilacap-sejumlah-pohon-tumbang-dan-bangunan-rusak
    Angin Ribut Terjang Cilacap, Sejumlah Pohon Tumbang dan Bangunan Rusak CILACAP – Angin ribut disertai cuaca ekstrem melanda wilayah Kabupaten Cilacap, Senin (12/1/2025). Dampaknya, sejumlah kejadian dilaporkan terjadi di beberapa titik, mulai dari pohon tumbang hingga kerusakan bangunan dan properti usaha. Salah satu peristiwa terjadi di kawasan PPC, di mana sebuah pohon tumbang akibat terpaan angin kencang. Peristiwa serupa juga terjadi di Jalan Rinjani, tepatnya di Rumah Makan Babeh. Angin ribut menyebabkan plan banner di depan rumah makan tersebut roboh. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian ini sempat menarik perhatian pengguna jalan dan warga sekitar. Selain itu, angin kencang turut mengakibatkan kerusakan bangunan di area lahan parkir Universitas Al Irsyad (UNAIC) Cilacap. Beberapa bagian bangunan dilaporkan mengalami kerusakan akibat kuatnya hembusan angin. Hingga berita ini diturunkan, tidak ada laporan korban jiwa dalam rangkaian kejadian tersebut. Namun, kerugian materi masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. Berdasarkan prakiraan cuaca, wilayah Cilacap masih berpeluang mengalami hujan lebat disertai angin kencang dalam beberapa hari ke depan. Warga juga diminta menghindari berteduh di bawah pohon besar serta memastikan kondisi bangunan dan papan reklame dalam keadaan aman. Sumber : https://banyumasraya.com/cilacap/angin-ribut-terjang-cilacap-sejumlah-pohon-tumbang-dan-bangunan-rusak
    0 Comments 0 Shares 4K Views 0 Reviews
  • Firdaus Azy Mutia Resmi Menjabat Camat Adipala per Januari 2026

    Pemerintah Kabupaten Cilacap menetapkan Firdaus Azy Mutia, S.Psi., M.M. sebagai Camat Adipala definitif. Ia resmi dilantik oleh Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, pada 30 Desember 2025, setelah sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Camat Adipala.

    Memasuki awal masa jabatannya di tahun 2026, Firdaus Azy Mutia langsung menjalankan sejumlah agenda kedinasan. Di antaranya menghadiri acara tasyakuran dan doa bersama dalam rangka menyambut Tahun Baru 2026 yang dirangkaikan dengan pisah sambut pejabat di lingkungan Kecamatan Adipala.

    Selain itu, pada 5 Januari 2026, Firdaus turut menandatangani Pakta Integritas pejabat pemerintah daerah di hadapan Bupati Cilacap sebagai bentuk komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

    Ia juga aktif melakukan pemantauan pelaksanaan seleksi perangkat desa di wilayah Kecamatan Adipala pada awal Januari 2026, guna memastikan proses berjalan sesuai ketentuan dan prinsip transparansi.

    Informasi terkait struktur organisasi, layanan publik, serta kegiatan resmi Kecamatan Adipala dapat diakses melalui laman resmi Kecamatan Adipala Kabupaten Cilacap.
    Firdaus Azy Mutia Resmi Menjabat Camat Adipala per Januari 2026 Pemerintah Kabupaten Cilacap menetapkan Firdaus Azy Mutia, S.Psi., M.M. sebagai Camat Adipala definitif. Ia resmi dilantik oleh Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, pada 30 Desember 2025, setelah sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Camat Adipala. Memasuki awal masa jabatannya di tahun 2026, Firdaus Azy Mutia langsung menjalankan sejumlah agenda kedinasan. Di antaranya menghadiri acara tasyakuran dan doa bersama dalam rangka menyambut Tahun Baru 2026 yang dirangkaikan dengan pisah sambut pejabat di lingkungan Kecamatan Adipala. Selain itu, pada 5 Januari 2026, Firdaus turut menandatangani Pakta Integritas pejabat pemerintah daerah di hadapan Bupati Cilacap sebagai bentuk komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas. Ia juga aktif melakukan pemantauan pelaksanaan seleksi perangkat desa di wilayah Kecamatan Adipala pada awal Januari 2026, guna memastikan proses berjalan sesuai ketentuan dan prinsip transparansi. Informasi terkait struktur organisasi, layanan publik, serta kegiatan resmi Kecamatan Adipala dapat diakses melalui laman resmi Kecamatan Adipala Kabupaten Cilacap.
    0 Comments 0 Shares 3K Views 0 Reviews
More Results