Untuk publikasi dan promosi di platform kami Adipala.com. Anda dapat menghubungi via Whatsapp pada link dibawah
-
41 Posts
-
45 Photos
-
Followed by 21 people
Recent Updates
-
BUMDesma Adipala Gelar Pelatihan Budidaya Melon Organik, Dorong Lahirnya Petani dan Pengusaha Melon Baru
CILACAP – BUMDesma Adipala Mandiri Sejahtera LKD Kecamatan Adipala bekerja sama dengan tim Hayati Nusantara menggelar Pelatihan Pertanian Budidaya Melon Organik di Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, Rabu (10/6/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan dari 16 desa di Kecamatan Adipala. Setiap desa mengirimkan dua peserta yang dipilih untuk mendapatkan pembekalan terkait teknik budidaya melon organik, mulai dari persiapan lahan, perawatan tanaman, hingga strategi pengembangan usaha berbasis pertanian modern.
Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat desa sekaligus mendorong tumbuhnya sektor pertanian bernilai ekonomi tinggi di wilayah Kecamatan Adipala.
Acara turut dihadiri Camat Adipala, Firdaus Azy Mutia, S.Psi., M.M., yang memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar ilmu yang diperoleh tidak berhenti pada pelatihan semata, tetapi dapat diterapkan secara nyata di desa masing-masing.
Dalam sambutannya, Firdaus berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan petani-petani muda sekaligus pengusaha melon yang mandiri dan berdaya saing.
“Melalui pelatihan ini saya berharap akan muncul petani dan pengusaha melon baru di Kecamatan Adipala. Potensi pertanian yang kita miliki harus dimanfaatkan secara maksimal agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kemandirian pangan di tengah berbagai tantangan global yang masih berlangsung hingga saat ini. Menurutnya, sektor pertanian menjadi salah satu fondasi utama dalam menjaga ketahanan ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat.
“Kondisi global yang masih diwarnai berbagai konflik dan ketidakpastian menjadi pengingat bahwa ketahanan pangan harus menjadi perhatian bersama. Karena itu, masyarakat perlu didorong untuk semakin mandiri dalam sektor pertanian,” tambahnya.
Sementara itu, tim Hayati Nusantara memberikan materi mengenai budidaya melon organik yang dinilai memiliki prospek pasar yang terus berkembang. Selain memiliki nilai jual tinggi, melon organik juga menjadi salah satu komoditas hortikultura yang semakin diminati konsumen karena dianggap lebih sehat dan ramah lingkungan.
Melalui pelatihan ini, peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan teknis budidaya, tetapi juga wawasan mengenai peluang usaha, pemasaran hasil panen, hingga pengelolaan bisnis pertanian yang berkelanjutan.
BUMDesma Adipala Mandiri Sejahtera berharap program tersebut menjadi langkah awal lahirnya sentra-sentra budidaya melon organik di berbagai desa di Kecamatan Adipala. Dengan demikian, sektor pertanian tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru yang memberikan nilai tambah bagi warga desa.
Kegiatan pelatihan berlangsung dengan antusias dan diharapkan dapat berlanjut dalam bentuk pendampingan serta pengembangan usaha pertanian organik di masa mendatang.BUMDesma Adipala Gelar Pelatihan Budidaya Melon Organik, Dorong Lahirnya Petani dan Pengusaha Melon Baru CILACAP – BUMDesma Adipala Mandiri Sejahtera LKD Kecamatan Adipala bekerja sama dengan tim Hayati Nusantara menggelar Pelatihan Pertanian Budidaya Melon Organik di Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, Rabu (10/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan dari 16 desa di Kecamatan Adipala. Setiap desa mengirimkan dua peserta yang dipilih untuk mendapatkan pembekalan terkait teknik budidaya melon organik, mulai dari persiapan lahan, perawatan tanaman, hingga strategi pengembangan usaha berbasis pertanian modern. Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat desa sekaligus mendorong tumbuhnya sektor pertanian bernilai ekonomi tinggi di wilayah Kecamatan Adipala. Acara turut dihadiri Camat Adipala, Firdaus Azy Mutia, S.Psi., M.M., yang memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar ilmu yang diperoleh tidak berhenti pada pelatihan semata, tetapi dapat diterapkan secara nyata di desa masing-masing. Dalam sambutannya, Firdaus berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan petani-petani muda sekaligus pengusaha melon yang mandiri dan berdaya saing. “Melalui pelatihan ini saya berharap akan muncul petani dan pengusaha melon baru di Kecamatan Adipala. Potensi pertanian yang kita miliki harus dimanfaatkan secara maksimal agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya kemandirian pangan di tengah berbagai tantangan global yang masih berlangsung hingga saat ini. Menurutnya, sektor pertanian menjadi salah satu fondasi utama dalam menjaga ketahanan ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat. “Kondisi global yang masih diwarnai berbagai konflik dan ketidakpastian menjadi pengingat bahwa ketahanan pangan harus menjadi perhatian bersama. Karena itu, masyarakat perlu didorong untuk semakin mandiri dalam sektor pertanian,” tambahnya. Sementara itu, tim Hayati Nusantara memberikan materi mengenai budidaya melon organik yang dinilai memiliki prospek pasar yang terus berkembang. Selain memiliki nilai jual tinggi, melon organik juga menjadi salah satu komoditas hortikultura yang semakin diminati konsumen karena dianggap lebih sehat dan ramah lingkungan. Melalui pelatihan ini, peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan teknis budidaya, tetapi juga wawasan mengenai peluang usaha, pemasaran hasil panen, hingga pengelolaan bisnis pertanian yang berkelanjutan. BUMDesma Adipala Mandiri Sejahtera berharap program tersebut menjadi langkah awal lahirnya sentra-sentra budidaya melon organik di berbagai desa di Kecamatan Adipala. Dengan demikian, sektor pertanian tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru yang memberikan nilai tambah bagi warga desa. Kegiatan pelatihan berlangsung dengan antusias dan diharapkan dapat berlanjut dalam bentuk pendampingan serta pengembangan usaha pertanian organik di masa mendatang.0 Comments 0 Shares 2K Views 0 ReviewsPlease log in to like, share and comment! -
Camat Adipala Tindaklanjuti Aduan Dugaan Pelanggaran Pelayanan Publik
CILACAP – Pemerintah Kecamatan Adipala menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti setiap aduan masyarakat terkait pelayanan publik, termasuk laporan dugaan pelanggaran yang belakangan menjadi perhatian warga.
Camat Adipala menyampaikan bahwa aduan yang diterima saat ini telah masuk dalam proses penanganan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku. Pemerintah kecamatan menilai setiap laporan masyarakat perlu ditelaah secara objektif agar diperoleh gambaran yang utuh mengenai permasalahan yang terjadi.
Menurutnya, pelayanan publik harus dilaksanakan secara profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Oleh karena itu, setiap pengaduan yang masuk akan melalui tahapan klarifikasi dan verifikasi guna memastikan fakta yang sebenarnya.
Saat ini, pihak kecamatan telah melakukan pengumpulan informasi serta meminta keterangan dari pihak-pihak terkait sebagai bagian dari proses penanganan aduan tersebut.
Langkah tersebut dilakukan agar setiap keputusan atau tindak lanjut yang diambil nantinya memiliki dasar yang jelas, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pemerintah Kecamatan Adipala juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, masyarakat diharapkan tetap aktif memberikan masukan, saran, maupun pengaduan sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik.
"Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memastikan setiap aduan masyarakat ditangani secara profesional, transparan, dan akuntabel," demikian pernyataan yang disampaikan pihak Kecamatan Adipala.
Melalui keterlibatan aktif masyarakat dan pengawasan yang berkelanjutan, Pemerintah Kecamatan Adipala berharap pelayanan publik dapat semakin responsif terhadap kebutuhan warga serta mampu membangun kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan.Camat Adipala Tindaklanjuti Aduan Dugaan Pelanggaran Pelayanan Publik CILACAP – Pemerintah Kecamatan Adipala menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti setiap aduan masyarakat terkait pelayanan publik, termasuk laporan dugaan pelanggaran yang belakangan menjadi perhatian warga. Camat Adipala menyampaikan bahwa aduan yang diterima saat ini telah masuk dalam proses penanganan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku. Pemerintah kecamatan menilai setiap laporan masyarakat perlu ditelaah secara objektif agar diperoleh gambaran yang utuh mengenai permasalahan yang terjadi. Menurutnya, pelayanan publik harus dilaksanakan secara profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Oleh karena itu, setiap pengaduan yang masuk akan melalui tahapan klarifikasi dan verifikasi guna memastikan fakta yang sebenarnya. Saat ini, pihak kecamatan telah melakukan pengumpulan informasi serta meminta keterangan dari pihak-pihak terkait sebagai bagian dari proses penanganan aduan tersebut. Langkah tersebut dilakukan agar setiap keputusan atau tindak lanjut yang diambil nantinya memiliki dasar yang jelas, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan. Pemerintah Kecamatan Adipala juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, masyarakat diharapkan tetap aktif memberikan masukan, saran, maupun pengaduan sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik. "Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memastikan setiap aduan masyarakat ditangani secara profesional, transparan, dan akuntabel," demikian pernyataan yang disampaikan pihak Kecamatan Adipala. Melalui keterlibatan aktif masyarakat dan pengawasan yang berkelanjutan, Pemerintah Kecamatan Adipala berharap pelayanan publik dapat semakin responsif terhadap kebutuhan warga serta mampu membangun kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan.0 Comments 0 Shares 5K Views 0 Reviews -
Musim Pendaratan Penyu Dimulai, Aktivis Konservasi Cilacap Perketat Pemantauan di Pantai Selatan
CILACAP – Kelompok Konservasi Penyu Nagaraja Desa Karangbenda Kecamatan Adipala meningkatkan patroli dan pengamanan di kawasan pesisir pantai selatan menyusul dimulainya musim pendaratan penyu di wilayah tersebut.Pendiri sekaligus Ketua Konservasi Penyu Nagaraja Cilacap, Jumawan, mengatakan pemantauan rutin menunjukkan aktivitas pendaratan penyu mulai terpantau sejak akhir April 2026.“Musim pendaratan penyu tahun ini mulai terlihat sejak 24 April dan diperkirakan berlangsung hingga Agustus, dengan puncak pada Juni sampai Juli,” ujarnya.
baca selengkapnya:
https://banyumasraya.com/cilacap/musim-pendaratan-penyu-dimulai-aktivis-konservasi-cilacap-perketat-pemantauan-di-pantai-selatanMusim Pendaratan Penyu Dimulai, Aktivis Konservasi Cilacap Perketat Pemantauan di Pantai Selatan CILACAP – Kelompok Konservasi Penyu Nagaraja [karangbenda] [kecamatan] meningkatkan patroli dan pengamanan di kawasan pesisir pantai selatan menyusul dimulainya musim pendaratan penyu di wilayah tersebut.Pendiri sekaligus Ketua Konservasi Penyu Nagaraja Cilacap, Jumawan, mengatakan pemantauan rutin menunjukkan aktivitas pendaratan penyu mulai terpantau sejak akhir April 2026.“Musim pendaratan penyu tahun ini mulai terlihat sejak 24 April dan diperkirakan berlangsung hingga Agustus, dengan puncak pada Juni sampai Juli,” ujarnya. baca selengkapnya: https://banyumasraya.com/cilacap/musim-pendaratan-penyu-dimulai-aktivis-konservasi-cilacap-perketat-pemantauan-di-pantai-selatan
BANYUMASRAYA.COMMusim Pendaratan Penyu Dimulai, Aktivis Konservasi Cilacap Perketat Pemantauan di Pantai SelatanCILACAP – Kelompok Konservasi Penyu Nagaraja Cilacap meningkatkan patroli dan pengamanan di kawasan pesisir pantai selatan menyusul dimulainya musim pendaratan penyu di wilayah tersebut. Pendiri sekaligus Ketua Konservasi Penyu Nagaraja Cilacap, Jumawan, mengatakan pemantauan rutin menunjukkan aktivitas pendaratan penyu mulai terpantau sejak akhir April 2026. “Musim pendaratan penyu tahun ini…0 Comments 0 Shares 8K Views 0 Reviews -
Sapi Lebih dari 1 Ton Asal Desa Bunton Jadi Kurban Presiden Prabowo di Cilacap
CILACAP – Peternak sapi asal Desa Bunton, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap kembali mendapat kepercayaan untuk menyediakan hewan kurban Presiden Prabowo Subianto pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
Sapi yang dipilih tersebut telah melalui proses seleksi ketat dengan standar tinggi, mulai dari bobot minimal hingga kondisi kesehatan yang harus prima.Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Cilacap, Slamet Sugino, menjelaskan tim telah melakukan penelusuran ke sejumlah wilayah sebelum akhirnya menetapkan sapi dari Desa Bunton sebagai pilihan utama.
“Dari peternak Bunton Adipala, tim mencari dan akhirnya dapat di situ lagi. Jenisnya Simmental atau Limousin, dengan berat lebih dari satu ton,” ujarnya, Rabu (13/5/2026).Sapi Lebih dari 1 Ton Asal [bunton] Jadi Kurban Presiden Prabowo di Cilacap CILACAP – Peternak sapi asal Desa Bunton, [kecamatan], Kabupaten Cilacap kembali mendapat kepercayaan untuk menyediakan hewan kurban Presiden Prabowo Subianto pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Sapi yang dipilih tersebut telah melalui proses seleksi ketat dengan standar tinggi, mulai dari bobot minimal hingga kondisi kesehatan yang harus prima.Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Cilacap, Slamet Sugino, menjelaskan tim telah melakukan penelusuran ke sejumlah wilayah sebelum akhirnya menetapkan sapi dari Desa Bunton sebagai pilihan utama. “Dari peternak Bunton Adipala, tim mencari dan akhirnya dapat di situ lagi. Jenisnya Simmental atau Limousin, dengan berat lebih dari satu ton,” ujarnya, Rabu (13/5/2026).
BANYUMASRAYA.COMSapi Lebih dari 1 Ton Asal Bunton Jadi Kurban Presiden Prabowo di CilacapCILACAP – Peternak sapi asal Desa Bunton, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap kembali mendapat kepercayaan untuk menyediakan hewan kurban Presiden Prabowo Subianto pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Sapi yang dipilih tersebut telah melalui proses seleksi ketat dengan standar tinggi, mulai dari bobot minimal hingga kondisi kesehatan yang harus prima. Kepala…0 Comments 0 Shares 15K Views 0 Reviews -
UBP Adipala Salurkan Bantuan Semen dan FABA, Akses Jalan Bogemanjir Kian Mulus
CILACAP – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar, PLN Indonesia Power UBP Jateng 2 Adipala terus menghadirkan kontribusi nyata melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Kali ini, bantuan berupa 270 sak semen dan material FABA (Fly Ash dan Bottom Ash) disalurkan untuk perbaikan dan perluasan jalan di Dusun Bogemanjir, Desa Bunton (28 -04-2026).Bantuan ini dilatarbelakangi oleh kondisi jalan desa yang masih perlu ditingkatkan.
Saat musim hujan, akses jalan kerap rusak dan menghambat mobilitas warga, termasuk distribusi hasil pertanian. Melalui program ini, UBP Adipala berupaya menghadirkan akses yang lebih layak, aman, dan mendukung aktivitas masyarakat.Selain mendukung infrastruktur, pemanfaatan FABA juga menjadi bentuk penerapan prinsip ekonomi sirkular. Material hasil samping pembakaran batu bara ini dimanfaatkan kembali secara produktif, sekaligus mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih bertanggung jawab.
Perbaikan jalan dilaksanakan secara swadaya oleh masyarakat Dusun Bogemanjir dengan semangat gotong royong, serta didukung Pemerintah Desa Bunton. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat mampu menghadirkan dampak nyata.
Kepala Desa Bunton, Sudin, menyampaikan apresiasinya atas bantuan tersebut. “Kami sangat mengapresiasi bantuan dari UBP Adipala ini. Dukungan berupa semen dan material FABA sangat membantu percepatan perbaikan jalan di Dusun Bogemanjir. Jalan ini sangat vital bagi mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Senior Manager UBP Adipala, I Wayan Arimbawa, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung infrastruktur dasar di sekitar wilayah operasional.“Melalui program CSR ini, kami ingin memberikan kontribusi nyata yang langsung dirasakan masyarakat. Kami percaya akses jalan yang baik akan membuka peluang ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ungkapnya.
Melalui program ini, UBP Adipala berharap dapat terus memperkuat sinergi bersama masyarakat. Pemanfaatan FABA menjadi bagian dari komitmen keberlanjutan perusahaan, sehingga manfaat yang dihadirkan tidak hanya dirasakan saat ini, tetapi juga berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat Desa Bunton.(rin/kominfo).UBP Adipala Salurkan Bantuan Semen dan FABA, Akses Jalan Bogemanjir Kian Mulus CILACAP – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar, PLN Indonesia Power UBP Jateng 2 Adipala terus menghadirkan kontribusi nyata melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Kali ini, bantuan berupa 270 sak semen dan material FABA (Fly Ash dan Bottom Ash) disalurkan untuk perbaikan dan perluasan jalan di Dusun Bogemanjir, Desa Bunton (28 -04-2026).Bantuan ini dilatarbelakangi oleh kondisi jalan desa yang masih perlu ditingkatkan. Saat musim hujan, akses jalan kerap rusak dan menghambat mobilitas warga, termasuk distribusi hasil pertanian. Melalui program ini, UBP Adipala berupaya menghadirkan akses yang lebih layak, aman, dan mendukung aktivitas masyarakat.Selain mendukung infrastruktur, pemanfaatan FABA juga menjadi bentuk penerapan prinsip ekonomi sirkular. Material hasil samping pembakaran batu bara ini dimanfaatkan kembali secara produktif, sekaligus mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih bertanggung jawab. Perbaikan jalan dilaksanakan secara swadaya oleh masyarakat Dusun Bogemanjir dengan semangat gotong royong, serta didukung Pemerintah Desa Bunton. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat mampu menghadirkan dampak nyata. Kepala Desa Bunton, Sudin, menyampaikan apresiasinya atas bantuan tersebut. “Kami sangat mengapresiasi bantuan dari UBP Adipala ini. Dukungan berupa semen dan material FABA sangat membantu percepatan perbaikan jalan di Dusun Bogemanjir. Jalan ini sangat vital bagi mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian,” ujarnya. Senada dengan hal tersebut, Senior Manager UBP Adipala, I Wayan Arimbawa, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung infrastruktur dasar di sekitar wilayah operasional.“Melalui program CSR ini, kami ingin memberikan kontribusi nyata yang langsung dirasakan masyarakat. Kami percaya akses jalan yang baik akan membuka peluang ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ungkapnya. Melalui program ini, UBP Adipala berharap dapat terus memperkuat sinergi bersama masyarakat. Pemanfaatan FABA menjadi bagian dari komitmen keberlanjutan perusahaan, sehingga manfaat yang dihadirkan tidak hanya dirasakan saat ini, tetapi juga berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat Desa Bunton.(rin/kominfo).0 Comments 0 Shares 16K Views 0 Reviews -
5.503 Gedung Koperasi Merah Putih di Jateng Terbangun, Siap Dorong Ekonomi Warga
Pembangunan ribuan gedung Koperasi Merah Putih di Jawa Tengah menjadi sinyal kuat kebangkitan ekonomi berbasis desa. Dengan dukungan kolaborasi dan pendekatan berbasis potensi lokal, koperasi diharapkan mampu menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat ke depan.Baca
selengkapnya:
https://banyumasraya.com/ekonomi/5-503-gedung-koperasi-merah-putih-di-jateng-terbangun-siap-dorong-ekonomi-warga5.503 Gedung Koperasi Merah Putih di Jateng Terbangun, Siap Dorong Ekonomi Warga Pembangunan ribuan gedung Koperasi Merah Putih di Jawa Tengah menjadi sinyal kuat kebangkitan ekonomi berbasis desa. Dengan dukungan kolaborasi dan pendekatan berbasis potensi lokal, koperasi diharapkan mampu menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat ke depan.Baca selengkapnya: https://banyumasraya.com/ekonomi/5-503-gedung-koperasi-merah-putih-di-jateng-terbangun-siap-dorong-ekonomi-warga
BANYUMASRAYA.COM5.503 Gedung Koperasi Merah Putih di Jateng Terbangun, Siap Dorong Ekonomi WargaSemarang — Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jawa Tengah terus menunjukkan progres signifikan. Hingga April 2026, tercatat 5.503 gedung koperasi telah terbangun dan diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat desa. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jawa Tengah, Eddy S Bramiyanto, menyebut dari total 8.523 koperasi berbadan hukum, sebanyak…0 Comments 0 Shares 49K Views 0 Reviews -
27 Ribu Koperasi Desa Merah Putih Siap Beroperasi April 2026
Kesiapan 27 ribu Koperasi Desa Merah Putih menjadi langkah awal dalam transformasi ekonomi desa secara besar-besaran. Dengan target hingga 80 ribu unit, program ini berpotensi menjadi motor penggerak ekonomi rakyat berbasis desa di Indonesia.
https://banyumasraya.com/nasional/27-ribu-koperasi-desa-merah-putih-siap-beroperasi-april-202627 Ribu Koperasi Desa Merah Putih Siap Beroperasi April 2026 Kesiapan 27 ribu Koperasi Desa Merah Putih menjadi langkah awal dalam transformasi ekonomi desa secara besar-besaran. Dengan target hingga 80 ribu unit, program ini berpotensi menjadi motor penggerak ekonomi rakyat berbasis desa di Indonesia. https://banyumasraya.com/nasional/27-ribu-koperasi-desa-merah-putih-siap-beroperasi-april-20260 Comments 0 Shares 49K Views 0 Reviews -
Serba-serbi tulisan pemudik lebaran 2026Serba-serbi tulisan pemudik lebaran 20260 Comments 0 Shares 53K Views 0 Reviews
-
🍈 Wisata Petik Melon Premium Organik Langsung dari Greenhouse
Lagi cari wisata seru, sehat, dan bisa dinikmati
bareng keluarga saat Lebaran ?
Sekarang kamu bisa petik melon
premium organik di greenhouse langsung !
Rasakan sensasi panen sendiri dengan kualitas terbaik:
✨ Varietas Kinanti & The Blues
✔️ Manis maksimal
✔️ Tekstur renyah
✔️ Aroma wangi khas melon premium*
🔥 GRATIS MASUK (HTM 0 Rupiah!)
📅 25 – 29 Maret 2026
⏰ 08.00 – 16.00 WIB
⚠️ Panen TERBATAS!
Kalau stok habis sebelum tanggal 29 event langsung ditutup.
💰 Petik Sendiri Hanya:
Rp 35.000 / kg
lebih murah dibanding di toko buah atau di swalayan yang bisa dijual antara 40rb sd 90rb per kg
📍 Lokasi: Greenhouse KWT Desa Mrenek, Maos
🎯 Cocok untuk:
👨👩👧👦 Wisata keluarga
📚 Edukasi anak
📸 Konten Instagramable
🥗 Pecinta hidup sehat
🚨 Jangan nunggu viral baru datang!
Tag teman & keluarga kamu sekarang
sebelum kehabisan! 🍈🔥
Tanyakan Arah Lokasi Open Farm
dan Catat Tanggalnya ya..
Chat WA :
https://wa.me/6282137281411
#WisataMelon
#OpenFarm
#PetikMelon
#WisataKeluarga
#WisataCilacap
#WisataMaos
#HealingTipisTipis
#WisataHits
#Agrowisata
#MelonPremium
#MelonOrganik
#PetikBuah
#WisataMurah
#GratisMasuk
#HiddenGemCilacap
#CilacapExplore
#LiburanKeluarga
#TempatViral
#WeekendSeru
#HayatiNusantara🍈 Wisata Petik Melon Premium Organik Langsung dari Greenhouse Lagi cari wisata seru, sehat, dan bisa dinikmati bareng keluarga saat Lebaran ? Sekarang kamu bisa petik melon premium organik di greenhouse langsung ! Rasakan sensasi panen sendiri dengan kualitas terbaik: ✨ Varietas Kinanti & The Blues ✔️ Manis maksimal ✔️ Tekstur renyah ✔️ Aroma wangi khas melon premium* 🔥 GRATIS MASUK (HTM 0 Rupiah!) 📅 25 – 29 Maret 2026 ⏰ 08.00 – 16.00 WIB ⚠️ Panen TERBATAS! Kalau stok habis sebelum tanggal 29 event langsung ditutup. 💰 Petik Sendiri Hanya: Rp 35.000 / kg lebih murah dibanding di toko buah atau di swalayan yang bisa dijual antara 40rb sd 90rb per kg 📍 Lokasi: Greenhouse KWT Desa Mrenek, Maos 🎯 Cocok untuk: 👨👩👧👦 Wisata keluarga 📚 Edukasi anak 📸 Konten Instagramable 🥗 Pecinta hidup sehat 🚨 Jangan nunggu viral baru datang! Tag teman & keluarga kamu sekarang sebelum kehabisan! 🍈🔥 Tanyakan Arah Lokasi Open Farm dan Catat Tanggalnya ya.. Chat WA : https://wa.me/6282137281411 #WisataMelon #OpenFarm #PetikMelon #WisataKeluarga #WisataCilacap #WisataMaos #HealingTipisTipis #WisataHits #Agrowisata #MelonPremium #MelonOrganik #PetikBuah #WisataMurah #GratisMasuk #HiddenGemCilacap #CilacapExplore #LiburanKeluarga #TempatViral #WeekendSeru #HayatiNusantara0 Comments 0 Shares 56K Views 0 Reviews -
PLN Indonesia Power Adipala Jaga Pasokan Listrik Jamali Jelang Lebaran 2026, Program Indesa 2.0 Sentuh 28 Ribu Warga
CILACAP – PT PLN Indonesia Power UBP Jateng 2 Adipala memastikan pasokan listrik untuk sistem Jawa–Madura–Bali (Jamali) tetap andal menjelang Idul Fitri 2026. Pembangkit listrik tersebut mampu menjaga produksi listrik stabil di kisaran 400 hingga 450 MWh per hari untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan energi saat Lebaran.
Komitmen menjaga ketahanan energi tersebut disampaikan oleh Asisten Manajer Umum PT PLN Indonesia Power UBP Jateng 2 Adipala, Taufik Hidayanto, dalam kegiatan NGOSIK (Ngobrol Asik & Bukber Media) yang digelar di Cilacap pada Rabu (11/3/2026).
Selain memastikan keandalan listrik, PLN Indonesia Power juga memaparkan keberhasilan program ekonomi sirkular Indesa 2.0 (Integrasi Desa) yang kini telah memberikan manfaat kepada sekitar 28.000 warga di wilayah sekitar pembangkit.
Pasokan Listrik Jamali Tetap Stabil
Menjelang momen Idul Fitri, kebutuhan listrik masyarakat biasanya mengalami peningkatan. Oleh karena itu, PLN Indonesia Power memastikan seluruh sistem operasional pembangkit tetap berjalan optimal.
Taufik menjelaskan bahwa listrik yang dihasilkan pembangkit Adipala langsung terhubung dengan jaringan utama transmisi nasional.
“Produksi listrik dari pembangkit ini langsung masuk ke sistem 500 kV atau SUTET melalui Gardu Induk Kesugihan, yang kemudian didistribusikan ke jaringan Jawa–Madura–Bali,” ujarnya.
Untuk memastikan keandalan selama periode Lebaran, perusahaan juga mengaktifkan Posko Siaga Idul Fitri yang beroperasi 24 jam penuh di ruang kontrol pembangkit dan terintegrasi dengan pusat kendali di tingkat nasional.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan pasokan listrik tetap stabil bagi masyarakat selama masa libur Lebaran.
Program Indesa 2.0 Dorong Ekonomi Sirkular
Selain fokus pada ketahanan energi, PLN Indonesia Power juga menjalankan program pemberdayaan masyarakat melalui konsep ekonomi sirkular yang dikenal dengan nama Indesa 2.0.
Program ini mengintegrasikan berbagai sektor ekonomi desa seperti peternakan, pertanian, perikanan, dan pengolahan pangan dalam satu sistem yang saling mendukung.
“Kami mengintegrasikan berbagai sektor mulai dari peternakan, pertanian, hingga pengolahan makanan. Limbah dari satu sektor dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku bagi sektor lainnya,” jelas Taufik.
Salah satu contoh penerapan ekonomi sirkular tersebut adalah pemanfaatan kotoran ternak domba dan air kolam gurame yang digunakan sebagai nutrisi untuk budidaya tanaman seperti jamur dan bawang.
Hasil pertanian dan perikanan tersebut kemudian diolah oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) menjadi berbagai produk makanan olahan bernilai tambah seperti abon ikan dan camilan lokal.
Omzet Kelompok Capai Ratusan Juta
Program Indesa 2.0 terbukti memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat desa di sekitar wilayah operasional pembangkit.
Produk-produk olahan yang dihasilkan kelompok masyarakat bahkan mampu mencatatkan omzet hingga ratusan juta rupiah.
Saat ini, program tersebut telah menjangkau sekitar 28.000 penerima manfaat di wilayah Ring 1 pembangkit, termasuk Desa Bunton, Adipala, dan Penggalang.
Pendampingan dan Pelatihan Berkelanjutan
PLN Indonesia Power juga memberikan pendampingan berkelanjutan kepada masyarakat agar program pemberdayaan dapat berjalan secara mandiri dan berkelanjutan.
Pendampingan tersebut meliputi pelatihan teknis hingga strategi pemasaran produk.
Perusahaan juga menggandeng tenaga ahli dari Dinas Peternakan dan Dinas Pertanian untuk membantu masyarakat mengatasi berbagai kendala teknis seperti kesehatan ternak maupun pengendalian hama.
Selain itu, pelaku usaha desa juga diberikan pelatihan branding dan pemasaran agar produk lokal dapat bersaing di pasar yang lebih luas.
Melalui kegiatan NGOSIK tersebut, PLN Indonesia Power UBP Jateng 2 Adipala menegaskan perannya tidak hanya menjaga keandalan pasokan listrik nasional, tetapi juga berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan.PLN Indonesia Power Adipala Jaga Pasokan Listrik Jamali Jelang Lebaran 2026, Program Indesa 2.0 Sentuh 28 Ribu Warga CILACAP – PT PLN Indonesia Power UBP Jateng 2 Adipala memastikan pasokan listrik untuk sistem Jawa–Madura–Bali (Jamali) tetap andal menjelang Idul Fitri 2026. Pembangkit listrik tersebut mampu menjaga produksi listrik stabil di kisaran 400 hingga 450 MWh per hari untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan energi saat Lebaran. Komitmen menjaga ketahanan energi tersebut disampaikan oleh Asisten Manajer Umum PT PLN Indonesia Power UBP Jateng 2 Adipala, Taufik Hidayanto, dalam kegiatan NGOSIK (Ngobrol Asik & Bukber Media) yang digelar di Cilacap pada Rabu (11/3/2026). Selain memastikan keandalan listrik, PLN Indonesia Power juga memaparkan keberhasilan program ekonomi sirkular Indesa 2.0 (Integrasi Desa) yang kini telah memberikan manfaat kepada sekitar 28.000 warga di wilayah sekitar pembangkit. Pasokan Listrik Jamali Tetap Stabil Menjelang momen Idul Fitri, kebutuhan listrik masyarakat biasanya mengalami peningkatan. Oleh karena itu, PLN Indonesia Power memastikan seluruh sistem operasional pembangkit tetap berjalan optimal. Taufik menjelaskan bahwa listrik yang dihasilkan pembangkit Adipala langsung terhubung dengan jaringan utama transmisi nasional. “Produksi listrik dari pembangkit ini langsung masuk ke sistem 500 kV atau SUTET melalui Gardu Induk Kesugihan, yang kemudian didistribusikan ke jaringan Jawa–Madura–Bali,” ujarnya. Untuk memastikan keandalan selama periode Lebaran, perusahaan juga mengaktifkan Posko Siaga Idul Fitri yang beroperasi 24 jam penuh di ruang kontrol pembangkit dan terintegrasi dengan pusat kendali di tingkat nasional. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pasokan listrik tetap stabil bagi masyarakat selama masa libur Lebaran. Program Indesa 2.0 Dorong Ekonomi Sirkular Selain fokus pada ketahanan energi, PLN Indonesia Power juga menjalankan program pemberdayaan masyarakat melalui konsep ekonomi sirkular yang dikenal dengan nama Indesa 2.0. Program ini mengintegrasikan berbagai sektor ekonomi desa seperti peternakan, pertanian, perikanan, dan pengolahan pangan dalam satu sistem yang saling mendukung. “Kami mengintegrasikan berbagai sektor mulai dari peternakan, pertanian, hingga pengolahan makanan. Limbah dari satu sektor dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku bagi sektor lainnya,” jelas Taufik. Salah satu contoh penerapan ekonomi sirkular tersebut adalah pemanfaatan kotoran ternak domba dan air kolam gurame yang digunakan sebagai nutrisi untuk budidaya tanaman seperti jamur dan bawang. Hasil pertanian dan perikanan tersebut kemudian diolah oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) menjadi berbagai produk makanan olahan bernilai tambah seperti abon ikan dan camilan lokal. Omzet Kelompok Capai Ratusan Juta Program Indesa 2.0 terbukti memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat desa di sekitar wilayah operasional pembangkit. Produk-produk olahan yang dihasilkan kelompok masyarakat bahkan mampu mencatatkan omzet hingga ratusan juta rupiah. Saat ini, program tersebut telah menjangkau sekitar 28.000 penerima manfaat di wilayah Ring 1 pembangkit, termasuk Desa Bunton, Adipala, dan Penggalang. Pendampingan dan Pelatihan Berkelanjutan PLN Indonesia Power juga memberikan pendampingan berkelanjutan kepada masyarakat agar program pemberdayaan dapat berjalan secara mandiri dan berkelanjutan. Pendampingan tersebut meliputi pelatihan teknis hingga strategi pemasaran produk. Perusahaan juga menggandeng tenaga ahli dari Dinas Peternakan dan Dinas Pertanian untuk membantu masyarakat mengatasi berbagai kendala teknis seperti kesehatan ternak maupun pengendalian hama. Selain itu, pelaku usaha desa juga diberikan pelatihan branding dan pemasaran agar produk lokal dapat bersaing di pasar yang lebih luas. Melalui kegiatan NGOSIK tersebut, PLN Indonesia Power UBP Jateng 2 Adipala menegaskan perannya tidak hanya menjaga keandalan pasokan listrik nasional, tetapi juga berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan.0 Comments 0 Shares 52K Views 0 Reviews -
Kecamatan Adipala Cilacap Bebas Desa Miskin Ekstrem,
Karangsari dan Wlahar Berhasil Bangkit
CILACAP – Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, mencatat kemajuan signifikan dalam upaya pengentasan kemiskinan ekstrem. Pemerintah setempat memastikan bahwa saat ini tidak ada lagi desa dengan kategori miskin ekstrem di wilayah tersebut.
Capaian ini salah satunya ditandai dengan keluarnya Desa Karangsari dan Desa Wlahar dari kategori desa miskin ekstrem setelah berbagai program penanganan dan pemberdayaan masyarakat dilakukan secara terpadu.
Camat Adipala, Firdaus Azy Mutia, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan tersebut.
“Alhamdulillah saat ini di Kecamatan Adipala sudah tidak ada lagi desa dengan kategori miskin ekstrem. Desa Karangsari dan Wlahar yang sebelumnya masuk kategori tersebut kini sudah berhasil keluar,” ujarnya.
Program Pemberdayaan Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Firdaus menjelaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), pemerintah desa, hingga dukungan sektor swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
Berbagai program penanganan kemiskinan dilakukan secara terpadu, meliputi bantuan sosial, pemberdayaan ekonomi, serta peningkatan kapasitas masyarakat melalui pelatihan dan pendampingan usaha.
Salah satu contoh keberhasilan terlihat di Desa Karangsari, di mana pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta produksi gula kelapa menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat.
“Selain bantuan sosial, kami juga memberikan pelatihan dan pendampingan usaha agar masyarakat bisa meningkatkan pendapatan keluarga secara mandiri,” jelas Firdaus.
Kolaborasi Jadi Kunci Pengentasan Kemiskinan
Menurutnya, pengentasan kemiskinan ekstrem tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta menjadi faktor penting dalam mendorong perubahan yang berkelanjutan.
“Upaya pengentasan kemiskinan ekstrem membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak, baik pemerintah daerah maupun sektor swasta melalui program CSR,” katanya.
Harapan Pembangunan Berkelanjutan
Pemerintah Kecamatan Adipala berharap berbagai program pemberdayaan yang telah berjalan dapat terus dilanjutkan sehingga kesejahteraan masyarakat semakin meningkat.
Selain itu, peningkatan akses pendidikan, pelatihan keterampilan, dan pengembangan usaha di tingkat desa diharapkan mampu memperkuat fondasi ekonomi masyarakat dalam jangka panjang.
Dengan capaian tersebut, Kecamatan Adipala optimistis mampu mempertahankan status bebas desa miskin ekstrem sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa yang lebih mandiri dan berkelanjutan.Kecamatan Adipala Cilacap Bebas Desa Miskin Ekstrem, Karangsari dan Wlahar Berhasil Bangkit CILACAP – Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, mencatat kemajuan signifikan dalam upaya pengentasan kemiskinan ekstrem. Pemerintah setempat memastikan bahwa saat ini tidak ada lagi desa dengan kategori miskin ekstrem di wilayah tersebut. Capaian ini salah satunya ditandai dengan keluarnya Desa Karangsari dan Desa Wlahar dari kategori desa miskin ekstrem setelah berbagai program penanganan dan pemberdayaan masyarakat dilakukan secara terpadu. Camat Adipala, Firdaus Azy Mutia, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan tersebut. “Alhamdulillah saat ini di Kecamatan Adipala sudah tidak ada lagi desa dengan kategori miskin ekstrem. Desa Karangsari dan Wlahar yang sebelumnya masuk kategori tersebut kini sudah berhasil keluar,” ujarnya. Program Pemberdayaan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Firdaus menjelaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), pemerintah desa, hingga dukungan sektor swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Berbagai program penanganan kemiskinan dilakukan secara terpadu, meliputi bantuan sosial, pemberdayaan ekonomi, serta peningkatan kapasitas masyarakat melalui pelatihan dan pendampingan usaha. Salah satu contoh keberhasilan terlihat di Desa Karangsari, di mana pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta produksi gula kelapa menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat. “Selain bantuan sosial, kami juga memberikan pelatihan dan pendampingan usaha agar masyarakat bisa meningkatkan pendapatan keluarga secara mandiri,” jelas Firdaus. Kolaborasi Jadi Kunci Pengentasan Kemiskinan Menurutnya, pengentasan kemiskinan ekstrem tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta menjadi faktor penting dalam mendorong perubahan yang berkelanjutan. “Upaya pengentasan kemiskinan ekstrem membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak, baik pemerintah daerah maupun sektor swasta melalui program CSR,” katanya. Harapan Pembangunan Berkelanjutan Pemerintah Kecamatan Adipala berharap berbagai program pemberdayaan yang telah berjalan dapat terus dilanjutkan sehingga kesejahteraan masyarakat semakin meningkat. Selain itu, peningkatan akses pendidikan, pelatihan keterampilan, dan pengembangan usaha di tingkat desa diharapkan mampu memperkuat fondasi ekonomi masyarakat dalam jangka panjang. Dengan capaian tersebut, Kecamatan Adipala optimistis mampu mempertahankan status bebas desa miskin ekstrem sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa yang lebih mandiri dan berkelanjutan.0 Comments 0 Shares 51K Views 0 Reviews -
Minibus Pengantar Roti MBG Terjun ke Sawah di Adipala Cilacap, Sopir Selamat
CILACAP – Sebuah minibus pengantar roti mengalami kecelakaan tunggal hingga terjun ke area persawahan di Jalan Raya Doplang, Desa Doplang, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, pada Jumat (13/3/2026) dini hari.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.23 WIB dan pertama kali dilaporkan oleh anggota Polantas Karangkandri kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Cilacap untuk meminta bantuan evakuasi.
Koordinator Tim SAR Gabungan, Fajar Wadji, mengatakan setelah menerima laporan, tim rescue langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian dengan membawa peralatan ekstrikasi serta perlengkapan medis.
“Tim rescue segera diberangkatkan setelah menerima informasi kecelakaan tersebut,” ujar Fajar.
Tim SAR Tiba Kurang dari 30 Menit
Tim SAR tiba di lokasi sekitar pukul 04.55 WIB. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan asesmen situasi serta berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan unsur terkait untuk memulai proses evakuasi korban.
Kecelakaan tersebut melibatkan satu kendaraan minibus yang keluar dari jalur jalan raya hingga terperosok ke area persawahan.
Korban diketahui berinisial MM (40), warga Desa Kesugihan, Kecamatan Kesugihan, Cilacap.
Mobil Sedang Mengantar Roti
Menurut informasi yang dihimpun, kendaraan tersebut sedang dalam perjalanan mengantarkan roti ke dapur SPPG di wilayah setempat ketika kecelakaan terjadi.
Meski kendaraan mengalami kecelakaan, korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR dalam kondisi selamat pada pukul 05.10 WIB.
Setelah proses evakuasi, korban langsung dibawa ke RSU PKU Aghisna Kroya untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Operasi SAR Ditutup
Setelah memastikan korban berhasil diselamatkan dan mendapatkan penanganan medis, operasi pencarian dan pertolongan dinyatakan selesai.
Seluruh unsur SAR yang terlibat kemudian kembali ke satuan masing-masing.
Pengingat Pentingnya Keselamatan Berkendara
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu berhati-hati saat berkendara, terutama pada dini hari ketika kondisi jalan cenderung sepi dan visibilitas terbatas.
Meski penyebab pasti kecelakaan belum diketahui, beberapa faktor seperti kelelahan pengemudi, kondisi jalan, maupun cuaca sering menjadi pemicu kecelakaan lalu lintas.
Masyarakat diimbau selalu memastikan kondisi tubuh dan kendaraan dalam keadaan baik sebelum melakukan perjalanan, terutama untuk aktivitas distribusi logistik pada malam atau dini hari.Minibus Pengantar Roti MBG Terjun ke Sawah di Adipala Cilacap, Sopir Selamat CILACAP – Sebuah minibus pengantar roti mengalami kecelakaan tunggal hingga terjun ke area persawahan di Jalan Raya Doplang, Desa Doplang, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, pada Jumat (13/3/2026) dini hari. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.23 WIB dan pertama kali dilaporkan oleh anggota Polantas Karangkandri kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Cilacap untuk meminta bantuan evakuasi. Koordinator Tim SAR Gabungan, Fajar Wadji, mengatakan setelah menerima laporan, tim rescue langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian dengan membawa peralatan ekstrikasi serta perlengkapan medis. “Tim rescue segera diberangkatkan setelah menerima informasi kecelakaan tersebut,” ujar Fajar. Tim SAR Tiba Kurang dari 30 Menit Tim SAR tiba di lokasi sekitar pukul 04.55 WIB. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan asesmen situasi serta berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan unsur terkait untuk memulai proses evakuasi korban. Kecelakaan tersebut melibatkan satu kendaraan minibus yang keluar dari jalur jalan raya hingga terperosok ke area persawahan. Korban diketahui berinisial MM (40), warga Desa Kesugihan, Kecamatan Kesugihan, Cilacap. Mobil Sedang Mengantar Roti Menurut informasi yang dihimpun, kendaraan tersebut sedang dalam perjalanan mengantarkan roti ke dapur SPPG di wilayah setempat ketika kecelakaan terjadi. Meski kendaraan mengalami kecelakaan, korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR dalam kondisi selamat pada pukul 05.10 WIB. Setelah proses evakuasi, korban langsung dibawa ke RSU PKU Aghisna Kroya untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Operasi SAR Ditutup Setelah memastikan korban berhasil diselamatkan dan mendapatkan penanganan medis, operasi pencarian dan pertolongan dinyatakan selesai. Seluruh unsur SAR yang terlibat kemudian kembali ke satuan masing-masing. Pengingat Pentingnya Keselamatan Berkendara Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu berhati-hati saat berkendara, terutama pada dini hari ketika kondisi jalan cenderung sepi dan visibilitas terbatas. Meski penyebab pasti kecelakaan belum diketahui, beberapa faktor seperti kelelahan pengemudi, kondisi jalan, maupun cuaca sering menjadi pemicu kecelakaan lalu lintas. Masyarakat diimbau selalu memastikan kondisi tubuh dan kendaraan dalam keadaan baik sebelum melakukan perjalanan, terutama untuk aktivitas distribusi logistik pada malam atau dini hari.0 Comments 0 Shares 49K Views 0 Reviews
More Stories