Kecamatan Adipala Cilacap Bebas Desa Miskin Ekstrem,
Karangsari dan Wlahar Berhasil Bangkit

CILACAP – Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, mencatat kemajuan signifikan dalam upaya pengentasan kemiskinan ekstrem. Pemerintah setempat memastikan bahwa saat ini tidak ada lagi desa dengan kategori miskin ekstrem di wilayah tersebut.

Capaian ini salah satunya ditandai dengan keluarnya Desa Karangsari dan Desa Wlahar dari kategori desa miskin ekstrem setelah berbagai program penanganan dan pemberdayaan masyarakat dilakukan secara terpadu.

Camat Adipala, Firdaus Azy Mutia, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan tersebut.

“Alhamdulillah saat ini di Kecamatan Adipala sudah tidak ada lagi desa dengan kategori miskin ekstrem. Desa Karangsari dan Wlahar yang sebelumnya masuk kategori tersebut kini sudah berhasil keluar,” ujarnya.

Program Pemberdayaan Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Firdaus menjelaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), pemerintah desa, hingga dukungan sektor swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Berbagai program penanganan kemiskinan dilakukan secara terpadu, meliputi bantuan sosial, pemberdayaan ekonomi, serta peningkatan kapasitas masyarakat melalui pelatihan dan pendampingan usaha.

Salah satu contoh keberhasilan terlihat di Desa Karangsari, di mana pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta produksi gula kelapa menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat.

“Selain bantuan sosial, kami juga memberikan pelatihan dan pendampingan usaha agar masyarakat bisa meningkatkan pendapatan keluarga secara mandiri,” jelas Firdaus.

Kolaborasi Jadi Kunci Pengentasan Kemiskinan

Menurutnya, pengentasan kemiskinan ekstrem tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta menjadi faktor penting dalam mendorong perubahan yang berkelanjutan.

“Upaya pengentasan kemiskinan ekstrem membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak, baik pemerintah daerah maupun sektor swasta melalui program CSR,” katanya.

Harapan Pembangunan Berkelanjutan

Pemerintah Kecamatan Adipala berharap berbagai program pemberdayaan yang telah berjalan dapat terus dilanjutkan sehingga kesejahteraan masyarakat semakin meningkat.

Selain itu, peningkatan akses pendidikan, pelatihan keterampilan, dan pengembangan usaha di tingkat desa diharapkan mampu memperkuat fondasi ekonomi masyarakat dalam jangka panjang.

Dengan capaian tersebut, Kecamatan Adipala optimistis mampu mempertahankan status bebas desa miskin ekstrem sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa yang lebih mandiri dan berkelanjutan.
Kecamatan Adipala Cilacap Bebas Desa Miskin Ekstrem, Karangsari dan Wlahar Berhasil Bangkit CILACAP – Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, mencatat kemajuan signifikan dalam upaya pengentasan kemiskinan ekstrem. Pemerintah setempat memastikan bahwa saat ini tidak ada lagi desa dengan kategori miskin ekstrem di wilayah tersebut. Capaian ini salah satunya ditandai dengan keluarnya Desa Karangsari dan Desa Wlahar dari kategori desa miskin ekstrem setelah berbagai program penanganan dan pemberdayaan masyarakat dilakukan secara terpadu. Camat Adipala, Firdaus Azy Mutia, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan tersebut. “Alhamdulillah saat ini di Kecamatan Adipala sudah tidak ada lagi desa dengan kategori miskin ekstrem. Desa Karangsari dan Wlahar yang sebelumnya masuk kategori tersebut kini sudah berhasil keluar,” ujarnya. Program Pemberdayaan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Firdaus menjelaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), pemerintah desa, hingga dukungan sektor swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Berbagai program penanganan kemiskinan dilakukan secara terpadu, meliputi bantuan sosial, pemberdayaan ekonomi, serta peningkatan kapasitas masyarakat melalui pelatihan dan pendampingan usaha. Salah satu contoh keberhasilan terlihat di Desa Karangsari, di mana pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta produksi gula kelapa menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat. “Selain bantuan sosial, kami juga memberikan pelatihan dan pendampingan usaha agar masyarakat bisa meningkatkan pendapatan keluarga secara mandiri,” jelas Firdaus. Kolaborasi Jadi Kunci Pengentasan Kemiskinan Menurutnya, pengentasan kemiskinan ekstrem tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta menjadi faktor penting dalam mendorong perubahan yang berkelanjutan. “Upaya pengentasan kemiskinan ekstrem membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak, baik pemerintah daerah maupun sektor swasta melalui program CSR,” katanya. Harapan Pembangunan Berkelanjutan Pemerintah Kecamatan Adipala berharap berbagai program pemberdayaan yang telah berjalan dapat terus dilanjutkan sehingga kesejahteraan masyarakat semakin meningkat. Selain itu, peningkatan akses pendidikan, pelatihan keterampilan, dan pengembangan usaha di tingkat desa diharapkan mampu memperkuat fondasi ekonomi masyarakat dalam jangka panjang. Dengan capaian tersebut, Kecamatan Adipala optimistis mampu mempertahankan status bebas desa miskin ekstrem sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa yang lebih mandiri dan berkelanjutan.
0 Comments 0 Shares 7K Views 0 Reviews