-
Which Industries Choose Kaixinmagnetic Permanent Magnetic Lifter For Daily OperationsPermanent Magnetic Lifter has become a topic appearing in more manufacturing discussions because factories have started paying closer attention to details hidden inside routine production activity. The conversation is no longer centered only around output numbers or machine capacity. Many businesses are watching the flow between processes and noticing that everyday movement inside a facility...0 Comments 0 Shares 8 Views 0 ReviewsPlease log in to like, share and comment!
-
0 Comments 0 Shares 294 Views 0 Reviews
-
0 Comments 0 Shares 294 Views 0 Reviews
-
Can hypapercup Wholesale Paper Bowls Reduce Restaurant Rush Hour PressureWholesale Paper Bowls are becoming part of restaurant conversations as food businesses continue adapting to changing customer behavior and busier service periods. Meal demand today often rises suddenly during lunch breaks, evening dining hours, and online delivery peaks. Restaurants are paying closer attention to practical items that help maintain workflow while supporting a smoother experience...0 Comments 0 Shares 409 Views 0 Reviews
-
Sapi Lebih dari 1 Ton Asal Desa Bunton Jadi Kurban Presiden Prabowo di Cilacap
CILACAP – Peternak sapi asal Desa Bunton, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap kembali mendapat kepercayaan untuk menyediakan hewan kurban Presiden Prabowo Subianto pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
Sapi yang dipilih tersebut telah melalui proses seleksi ketat dengan standar tinggi, mulai dari bobot minimal hingga kondisi kesehatan yang harus prima.Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Cilacap, Slamet Sugino, menjelaskan tim telah melakukan penelusuran ke sejumlah wilayah sebelum akhirnya menetapkan sapi dari Desa Bunton sebagai pilihan utama.
“Dari peternak Bunton Adipala, tim mencari dan akhirnya dapat di situ lagi. Jenisnya Simmental atau Limousin, dengan berat lebih dari satu ton,” ujarnya, Rabu (13/5/2026).Sapi Lebih dari 1 Ton Asal [bunton] Jadi Kurban Presiden Prabowo di Cilacap CILACAP – Peternak sapi asal Desa Bunton, [kecamatan], Kabupaten Cilacap kembali mendapat kepercayaan untuk menyediakan hewan kurban Presiden Prabowo Subianto pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Sapi yang dipilih tersebut telah melalui proses seleksi ketat dengan standar tinggi, mulai dari bobot minimal hingga kondisi kesehatan yang harus prima.Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Cilacap, Slamet Sugino, menjelaskan tim telah melakukan penelusuran ke sejumlah wilayah sebelum akhirnya menetapkan sapi dari Desa Bunton sebagai pilihan utama. “Dari peternak Bunton Adipala, tim mencari dan akhirnya dapat di situ lagi. Jenisnya Simmental atau Limousin, dengan berat lebih dari satu ton,” ujarnya, Rabu (13/5/2026).
BANYUMASRAYA.COMSapi Lebih dari 1 Ton Asal Bunton Jadi Kurban Presiden Prabowo di CilacapCILACAP – Peternak sapi asal Desa Bunton, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap kembali mendapat kepercayaan untuk menyediakan hewan kurban Presiden Prabowo Subianto pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Sapi yang dipilih tersebut telah melalui proses seleksi ketat dengan standar tinggi, mulai dari bobot minimal hingga kondisi kesehatan yang harus prima. Kepala…0 Comments 0 Shares 2K Views 0 Reviews -
UBP Adipala Salurkan Bantuan Semen dan FABA, Akses Jalan Bogemanjir Kian Mulus
CILACAP – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar, PLN Indonesia Power UBP Jateng 2 Adipala terus menghadirkan kontribusi nyata melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Kali ini, bantuan berupa 270 sak semen dan material FABA (Fly Ash dan Bottom Ash) disalurkan untuk perbaikan dan perluasan jalan di Dusun Bogemanjir, Desa Bunton (28 -04-2026).Bantuan ini dilatarbelakangi oleh kondisi jalan desa yang masih perlu ditingkatkan.
Saat musim hujan, akses jalan kerap rusak dan menghambat mobilitas warga, termasuk distribusi hasil pertanian. Melalui program ini, UBP Adipala berupaya menghadirkan akses yang lebih layak, aman, dan mendukung aktivitas masyarakat.Selain mendukung infrastruktur, pemanfaatan FABA juga menjadi bentuk penerapan prinsip ekonomi sirkular. Material hasil samping pembakaran batu bara ini dimanfaatkan kembali secara produktif, sekaligus mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih bertanggung jawab.
Perbaikan jalan dilaksanakan secara swadaya oleh masyarakat Dusun Bogemanjir dengan semangat gotong royong, serta didukung Pemerintah Desa Bunton. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat mampu menghadirkan dampak nyata.
Kepala Desa Bunton, Sudin, menyampaikan apresiasinya atas bantuan tersebut. “Kami sangat mengapresiasi bantuan dari UBP Adipala ini. Dukungan berupa semen dan material FABA sangat membantu percepatan perbaikan jalan di Dusun Bogemanjir. Jalan ini sangat vital bagi mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Senior Manager UBP Adipala, I Wayan Arimbawa, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung infrastruktur dasar di sekitar wilayah operasional.“Melalui program CSR ini, kami ingin memberikan kontribusi nyata yang langsung dirasakan masyarakat. Kami percaya akses jalan yang baik akan membuka peluang ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ungkapnya.
Melalui program ini, UBP Adipala berharap dapat terus memperkuat sinergi bersama masyarakat. Pemanfaatan FABA menjadi bagian dari komitmen keberlanjutan perusahaan, sehingga manfaat yang dihadirkan tidak hanya dirasakan saat ini, tetapi juga berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat Desa Bunton.(rin/kominfo).UBP Adipala Salurkan Bantuan Semen dan FABA, Akses Jalan Bogemanjir Kian Mulus CILACAP – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar, PLN Indonesia Power UBP Jateng 2 Adipala terus menghadirkan kontribusi nyata melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Kali ini, bantuan berupa 270 sak semen dan material FABA (Fly Ash dan Bottom Ash) disalurkan untuk perbaikan dan perluasan jalan di Dusun Bogemanjir, Desa Bunton (28 -04-2026).Bantuan ini dilatarbelakangi oleh kondisi jalan desa yang masih perlu ditingkatkan. Saat musim hujan, akses jalan kerap rusak dan menghambat mobilitas warga, termasuk distribusi hasil pertanian. Melalui program ini, UBP Adipala berupaya menghadirkan akses yang lebih layak, aman, dan mendukung aktivitas masyarakat.Selain mendukung infrastruktur, pemanfaatan FABA juga menjadi bentuk penerapan prinsip ekonomi sirkular. Material hasil samping pembakaran batu bara ini dimanfaatkan kembali secara produktif, sekaligus mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih bertanggung jawab. Perbaikan jalan dilaksanakan secara swadaya oleh masyarakat Dusun Bogemanjir dengan semangat gotong royong, serta didukung Pemerintah Desa Bunton. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat mampu menghadirkan dampak nyata. Kepala Desa Bunton, Sudin, menyampaikan apresiasinya atas bantuan tersebut. “Kami sangat mengapresiasi bantuan dari UBP Adipala ini. Dukungan berupa semen dan material FABA sangat membantu percepatan perbaikan jalan di Dusun Bogemanjir. Jalan ini sangat vital bagi mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian,” ujarnya. Senada dengan hal tersebut, Senior Manager UBP Adipala, I Wayan Arimbawa, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung infrastruktur dasar di sekitar wilayah operasional.“Melalui program CSR ini, kami ingin memberikan kontribusi nyata yang langsung dirasakan masyarakat. Kami percaya akses jalan yang baik akan membuka peluang ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ungkapnya. Melalui program ini, UBP Adipala berharap dapat terus memperkuat sinergi bersama masyarakat. Pemanfaatan FABA menjadi bagian dari komitmen keberlanjutan perusahaan, sehingga manfaat yang dihadirkan tidak hanya dirasakan saat ini, tetapi juga berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat Desa Bunton.(rin/kominfo).0 Comments 0 Shares 3K Views 0 Reviews -
5.503 Gedung Koperasi Merah Putih di Jateng Terbangun, Siap Dorong Ekonomi Warga
Pembangunan ribuan gedung Koperasi Merah Putih di Jawa Tengah menjadi sinyal kuat kebangkitan ekonomi berbasis desa. Dengan dukungan kolaborasi dan pendekatan berbasis potensi lokal, koperasi diharapkan mampu menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat ke depan.Baca
selengkapnya:
https://banyumasraya.com/ekonomi/5-503-gedung-koperasi-merah-putih-di-jateng-terbangun-siap-dorong-ekonomi-warga5.503 Gedung Koperasi Merah Putih di Jateng Terbangun, Siap Dorong Ekonomi Warga Pembangunan ribuan gedung Koperasi Merah Putih di Jawa Tengah menjadi sinyal kuat kebangkitan ekonomi berbasis desa. Dengan dukungan kolaborasi dan pendekatan berbasis potensi lokal, koperasi diharapkan mampu menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat ke depan.Baca selengkapnya: https://banyumasraya.com/ekonomi/5-503-gedung-koperasi-merah-putih-di-jateng-terbangun-siap-dorong-ekonomi-warga
BANYUMASRAYA.COM5.503 Gedung Koperasi Merah Putih di Jateng Terbangun, Siap Dorong Ekonomi WargaSemarang — Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jawa Tengah terus menunjukkan progres signifikan. Hingga April 2026, tercatat 5.503 gedung koperasi telah terbangun dan diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat desa. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jawa Tengah, Eddy S Bramiyanto, menyebut dari total 8.523 koperasi berbadan hukum, sebanyak…0 Comments 0 Shares 37K Views 0 Reviews -
Rampung Dibangun! Gedung Koperasi Desa Bunton Jadi Harapan Baru Penggerak Ekonomi Warga
Adipala.com - Kabar gembirakan datang dari Desa Bunton, Kecamatan Adipala. Hari ini, pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih Bunton selesai.
Kehadiran gedung baru ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi menjadi simbol kebangkitan ekonomi dan semangat gotong royong masyarakat desa.
Setelah melalui proses pembangunan yang cukup panjang, gedung koperasi yang berdiri kokoh kini siap digunakan sebagai pusat aktivitas ekonomi warga.
Simbol Baru Kemandirian Ekonomi DesaGedung Koperasi Desa Merah Putih Bunton dirancang sebagai pusat layanan ekonomi terpadu. Nantinya, koperasi ini akan menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengembangkan berbagai usaha, distribusi kebutuhan pokok, hingga pengembangan UMKM lokal.
Kepala desa Bunton dalam keterangannya menyampaikan bahwa pembangunan gedung ini merupakan bagian dari visi jangka panjang untuk menciptakan desa yang mandiri secara ekonomi.
“Kami ingin koperasi ini menjadi jantung ekonomi desa. Bukan hanya tempat transaksi, tapi juga tempat masyarakat tumbuh bersama secara finansial,” ujarnya.
Dengan fasilitas yang lebih representatif, diharapkan pelayanan kepada anggota koperasi bisa lebih maksimal dan profesional.
Dampak Nyata untuk WargaPembangunan gedung ini membawa harapan besar bagi warga Bunton, terutama pelaku usaha kecil dan menengah.
Selama ini, banyak UMKM yang terkendala akses permodalan dan distribusi. Dengan hadirnya koperasi yang lebih modern dan terorganisir, masalah tersebut diharapkan dapat teratasi.
Beberapa manfaat yang diproyeksikan antara lain:
- Menjadi pusat distribusi produk lokal
- Meningkatkan perputaran ekonomi di tingkat desa
- Membuka peluang lapangan kerja baruSalah satu warga
mengungkapkan rasa optimisnya:
“Dengan adanya gedung koperasi ini, semoga menjadi harapan untuk mengembangkan usaha lebih besar lagi.”
Semangat Gotong Royong yang Terjaga Pembangunan gedung ini juga menjadi bukti nyata kuatnya budaya gotong royong di Desa Bunton.
Dukungan dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah desa hingga partisipasi masyarakat, menjadi kunci utama terselesaikannya proyek ini.
Tidak hanya itu, proses pembangunan juga melibatkan tenaga kerja lokal, sehingga secara tidak langsung memberikan dampak ekonomi sejak tahap awal pembangunan.
Langkah Awal Menuju Desa MandiriRampungnya gedung koperasi ini menjadi langkah awal dari transformasi ekonomi Desa Bunton.
Ke depan, pengelolaan koperasi diharapkan dapat dilakukan secara profesional dan transparan, sehingga mampu menarik lebih banyak anggota dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.
Program-program inovatif pun mulai disiapkan, seperti pelatihan kewirausahaan, digitalisasi koperasi, hingga kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperluas jaringan pasar.
Lebih dari Sekadar Bangunan tetapi simbol harapan, kolaborasi, dan masa depan yang lebih cerah bagi masyarakat desa.
Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, bukan tidak mungkin Desa Bunton akan menjadi salah satu contoh sukses desa mandiri yang mampu menggerakkan ekonominya masyarakat desa bunton khususnya.
#kopdeskelbuntonRampung Dibangun! Gedung [kopdesbunton] Jadi Harapan Baru Penggerak Ekonomi Warga Adipala.com - Kabar gembirakan datang dari [bunton], [kecamatan]. Hari ini, pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih Bunton selesai. Kehadiran gedung baru ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi menjadi simbol kebangkitan ekonomi dan semangat gotong royong masyarakat desa. Setelah melalui proses pembangunan yang cukup panjang, gedung koperasi yang berdiri kokoh kini siap digunakan sebagai pusat aktivitas ekonomi warga. Simbol Baru Kemandirian Ekonomi DesaGedung Koperasi Desa Merah Putih Bunton dirancang sebagai pusat layanan ekonomi terpadu. Nantinya, koperasi ini akan menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengembangkan berbagai usaha, distribusi kebutuhan pokok, hingga pengembangan UMKM lokal. Kepala desa Bunton dalam keterangannya menyampaikan bahwa pembangunan gedung ini merupakan bagian dari visi jangka panjang untuk menciptakan desa yang mandiri secara ekonomi. “Kami ingin koperasi ini menjadi jantung ekonomi desa. Bukan hanya tempat transaksi, tapi juga tempat masyarakat tumbuh bersama secara finansial,” ujarnya. Dengan fasilitas yang lebih representatif, diharapkan pelayanan kepada anggota koperasi bisa lebih maksimal dan profesional. Dampak Nyata untuk WargaPembangunan gedung ini membawa harapan besar bagi warga Bunton, terutama pelaku usaha kecil dan menengah. Selama ini, banyak UMKM yang terkendala akses permodalan dan distribusi. Dengan hadirnya koperasi yang lebih modern dan terorganisir, masalah tersebut diharapkan dapat teratasi. Beberapa manfaat yang diproyeksikan antara lain: - Menjadi pusat distribusi produk lokal - Meningkatkan perputaran ekonomi di tingkat desa - Membuka peluang lapangan kerja baruSalah satu warga mengungkapkan rasa optimisnya: “Dengan adanya gedung koperasi ini, semoga menjadi harapan untuk mengembangkan usaha lebih besar lagi.” Semangat Gotong Royong yang Terjaga Pembangunan gedung ini juga menjadi bukti nyata kuatnya budaya gotong royong di Desa Bunton. Dukungan dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah desa hingga partisipasi masyarakat, menjadi kunci utama terselesaikannya proyek ini. Tidak hanya itu, proses pembangunan juga melibatkan tenaga kerja lokal, sehingga secara tidak langsung memberikan dampak ekonomi sejak tahap awal pembangunan. Langkah Awal Menuju Desa MandiriRampungnya gedung koperasi ini menjadi langkah awal dari transformasi ekonomi Desa Bunton. Ke depan, pengelolaan koperasi diharapkan dapat dilakukan secara profesional dan transparan, sehingga mampu menarik lebih banyak anggota dan meningkatkan kepercayaan masyarakat. Program-program inovatif pun mulai disiapkan, seperti pelatihan kewirausahaan, digitalisasi koperasi, hingga kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperluas jaringan pasar. Lebih dari Sekadar Bangunan tetapi simbol harapan, kolaborasi, dan masa depan yang lebih cerah bagi masyarakat desa. Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, bukan tidak mungkin Desa Bunton akan menjadi salah satu contoh sukses desa mandiri yang mampu menggerakkan ekonominya masyarakat desa bunton khususnya. #kopdeskelbunton0 Comments 0 Shares 37K Views 0 Reviews -
27 Ribu Koperasi Desa Merah Putih Siap Beroperasi April 2026
Kesiapan 27 ribu Koperasi Desa Merah Putih menjadi langkah awal dalam transformasi ekonomi desa secara besar-besaran. Dengan target hingga 80 ribu unit, program ini berpotensi menjadi motor penggerak ekonomi rakyat berbasis desa di Indonesia.
https://banyumasraya.com/nasional/27-ribu-koperasi-desa-merah-putih-siap-beroperasi-april-202627 Ribu Koperasi Desa Merah Putih Siap Beroperasi April 2026 Kesiapan 27 ribu Koperasi Desa Merah Putih menjadi langkah awal dalam transformasi ekonomi desa secara besar-besaran. Dengan target hingga 80 ribu unit, program ini berpotensi menjadi motor penggerak ekonomi rakyat berbasis desa di Indonesia. https://banyumasraya.com/nasional/27-ribu-koperasi-desa-merah-putih-siap-beroperasi-april-20260 Comments 0 Shares 38K Views 0 Reviews -
Serba-serbi tulisan pemudik lebaran 2026Serba-serbi tulisan pemudik lebaran 20260 Comments 0 Shares 42K Views 0 Reviews
-
🍈 Wisata Petik Melon Premium Organik Langsung dari Greenhouse
Lagi cari wisata seru, sehat, dan bisa dinikmati
bareng keluarga saat Lebaran ?
Sekarang kamu bisa petik melon
premium organik di greenhouse langsung !
Rasakan sensasi panen sendiri dengan kualitas terbaik:
✨ Varietas Kinanti & The Blues
✔️ Manis maksimal
✔️ Tekstur renyah
✔️ Aroma wangi khas melon premium*
🔥 GRATIS MASUK (HTM 0 Rupiah!)
📅 25 – 29 Maret 2026
⏰ 08.00 – 16.00 WIB
⚠️ Panen TERBATAS!
Kalau stok habis sebelum tanggal 29 event langsung ditutup.
💰 Petik Sendiri Hanya:
Rp 35.000 / kg
lebih murah dibanding di toko buah atau di swalayan yang bisa dijual antara 40rb sd 90rb per kg
📍 Lokasi: Greenhouse KWT Desa Mrenek, Maos
🎯 Cocok untuk:
👨👩👧👦 Wisata keluarga
📚 Edukasi anak
📸 Konten Instagramable
🥗 Pecinta hidup sehat
🚨 Jangan nunggu viral baru datang!
Tag teman & keluarga kamu sekarang
sebelum kehabisan! 🍈🔥
Tanyakan Arah Lokasi Open Farm
dan Catat Tanggalnya ya..
Chat WA :
https://wa.me/6282137281411
#WisataMelon
#OpenFarm
#PetikMelon
#WisataKeluarga
#WisataCilacap
#WisataMaos
#HealingTipisTipis
#WisataHits
#Agrowisata
#MelonPremium
#MelonOrganik
#PetikBuah
#WisataMurah
#GratisMasuk
#HiddenGemCilacap
#CilacapExplore
#LiburanKeluarga
#TempatViral
#WeekendSeru
#HayatiNusantara🍈 Wisata Petik Melon Premium Organik Langsung dari Greenhouse Lagi cari wisata seru, sehat, dan bisa dinikmati bareng keluarga saat Lebaran ? Sekarang kamu bisa petik melon premium organik di greenhouse langsung ! Rasakan sensasi panen sendiri dengan kualitas terbaik: ✨ Varietas Kinanti & The Blues ✔️ Manis maksimal ✔️ Tekstur renyah ✔️ Aroma wangi khas melon premium* 🔥 GRATIS MASUK (HTM 0 Rupiah!) 📅 25 – 29 Maret 2026 ⏰ 08.00 – 16.00 WIB ⚠️ Panen TERBATAS! Kalau stok habis sebelum tanggal 29 event langsung ditutup. 💰 Petik Sendiri Hanya: Rp 35.000 / kg lebih murah dibanding di toko buah atau di swalayan yang bisa dijual antara 40rb sd 90rb per kg 📍 Lokasi: Greenhouse KWT Desa Mrenek, Maos 🎯 Cocok untuk: 👨👩👧👦 Wisata keluarga 📚 Edukasi anak 📸 Konten Instagramable 🥗 Pecinta hidup sehat 🚨 Jangan nunggu viral baru datang! Tag teman & keluarga kamu sekarang sebelum kehabisan! 🍈🔥 Tanyakan Arah Lokasi Open Farm dan Catat Tanggalnya ya.. Chat WA : https://wa.me/6282137281411 #WisataMelon #OpenFarm #PetikMelon #WisataKeluarga #WisataCilacap #WisataMaos #HealingTipisTipis #WisataHits #Agrowisata #MelonPremium #MelonOrganik #PetikBuah #WisataMurah #GratisMasuk #HiddenGemCilacap #CilacapExplore #LiburanKeluarga #TempatViral #WeekendSeru #HayatiNusantara0 Comments 0 Shares 45K Views 0 Reviews -
PLN Indonesia Power Adipala Jaga Pasokan Listrik Jamali Jelang Lebaran 2026, Program Indesa 2.0 Sentuh 28 Ribu Warga
CILACAP – PT PLN Indonesia Power UBP Jateng 2 Adipala memastikan pasokan listrik untuk sistem Jawa–Madura–Bali (Jamali) tetap andal menjelang Idul Fitri 2026. Pembangkit listrik tersebut mampu menjaga produksi listrik stabil di kisaran 400 hingga 450 MWh per hari untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan energi saat Lebaran.
Komitmen menjaga ketahanan energi tersebut disampaikan oleh Asisten Manajer Umum PT PLN Indonesia Power UBP Jateng 2 Adipala, Taufik Hidayanto, dalam kegiatan NGOSIK (Ngobrol Asik & Bukber Media) yang digelar di Cilacap pada Rabu (11/3/2026).
Selain memastikan keandalan listrik, PLN Indonesia Power juga memaparkan keberhasilan program ekonomi sirkular Indesa 2.0 (Integrasi Desa) yang kini telah memberikan manfaat kepada sekitar 28.000 warga di wilayah sekitar pembangkit.
Pasokan Listrik Jamali Tetap Stabil
Menjelang momen Idul Fitri, kebutuhan listrik masyarakat biasanya mengalami peningkatan. Oleh karena itu, PLN Indonesia Power memastikan seluruh sistem operasional pembangkit tetap berjalan optimal.
Taufik menjelaskan bahwa listrik yang dihasilkan pembangkit Adipala langsung terhubung dengan jaringan utama transmisi nasional.
“Produksi listrik dari pembangkit ini langsung masuk ke sistem 500 kV atau SUTET melalui Gardu Induk Kesugihan, yang kemudian didistribusikan ke jaringan Jawa–Madura–Bali,” ujarnya.
Untuk memastikan keandalan selama periode Lebaran, perusahaan juga mengaktifkan Posko Siaga Idul Fitri yang beroperasi 24 jam penuh di ruang kontrol pembangkit dan terintegrasi dengan pusat kendali di tingkat nasional.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan pasokan listrik tetap stabil bagi masyarakat selama masa libur Lebaran.
Program Indesa 2.0 Dorong Ekonomi Sirkular
Selain fokus pada ketahanan energi, PLN Indonesia Power juga menjalankan program pemberdayaan masyarakat melalui konsep ekonomi sirkular yang dikenal dengan nama Indesa 2.0.
Program ini mengintegrasikan berbagai sektor ekonomi desa seperti peternakan, pertanian, perikanan, dan pengolahan pangan dalam satu sistem yang saling mendukung.
“Kami mengintegrasikan berbagai sektor mulai dari peternakan, pertanian, hingga pengolahan makanan. Limbah dari satu sektor dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku bagi sektor lainnya,” jelas Taufik.
Salah satu contoh penerapan ekonomi sirkular tersebut adalah pemanfaatan kotoran ternak domba dan air kolam gurame yang digunakan sebagai nutrisi untuk budidaya tanaman seperti jamur dan bawang.
Hasil pertanian dan perikanan tersebut kemudian diolah oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) menjadi berbagai produk makanan olahan bernilai tambah seperti abon ikan dan camilan lokal.
Omzet Kelompok Capai Ratusan Juta
Program Indesa 2.0 terbukti memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat desa di sekitar wilayah operasional pembangkit.
Produk-produk olahan yang dihasilkan kelompok masyarakat bahkan mampu mencatatkan omzet hingga ratusan juta rupiah.
Saat ini, program tersebut telah menjangkau sekitar 28.000 penerima manfaat di wilayah Ring 1 pembangkit, termasuk Desa Bunton, Adipala, dan Penggalang.
Pendampingan dan Pelatihan Berkelanjutan
PLN Indonesia Power juga memberikan pendampingan berkelanjutan kepada masyarakat agar program pemberdayaan dapat berjalan secara mandiri dan berkelanjutan.
Pendampingan tersebut meliputi pelatihan teknis hingga strategi pemasaran produk.
Perusahaan juga menggandeng tenaga ahli dari Dinas Peternakan dan Dinas Pertanian untuk membantu masyarakat mengatasi berbagai kendala teknis seperti kesehatan ternak maupun pengendalian hama.
Selain itu, pelaku usaha desa juga diberikan pelatihan branding dan pemasaran agar produk lokal dapat bersaing di pasar yang lebih luas.
Melalui kegiatan NGOSIK tersebut, PLN Indonesia Power UBP Jateng 2 Adipala menegaskan perannya tidak hanya menjaga keandalan pasokan listrik nasional, tetapi juga berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan.PLN Indonesia Power Adipala Jaga Pasokan Listrik Jamali Jelang Lebaran 2026, Program Indesa 2.0 Sentuh 28 Ribu Warga CILACAP – PT PLN Indonesia Power UBP Jateng 2 Adipala memastikan pasokan listrik untuk sistem Jawa–Madura–Bali (Jamali) tetap andal menjelang Idul Fitri 2026. Pembangkit listrik tersebut mampu menjaga produksi listrik stabil di kisaran 400 hingga 450 MWh per hari untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan energi saat Lebaran. Komitmen menjaga ketahanan energi tersebut disampaikan oleh Asisten Manajer Umum PT PLN Indonesia Power UBP Jateng 2 Adipala, Taufik Hidayanto, dalam kegiatan NGOSIK (Ngobrol Asik & Bukber Media) yang digelar di Cilacap pada Rabu (11/3/2026). Selain memastikan keandalan listrik, PLN Indonesia Power juga memaparkan keberhasilan program ekonomi sirkular Indesa 2.0 (Integrasi Desa) yang kini telah memberikan manfaat kepada sekitar 28.000 warga di wilayah sekitar pembangkit. Pasokan Listrik Jamali Tetap Stabil Menjelang momen Idul Fitri, kebutuhan listrik masyarakat biasanya mengalami peningkatan. Oleh karena itu, PLN Indonesia Power memastikan seluruh sistem operasional pembangkit tetap berjalan optimal. Taufik menjelaskan bahwa listrik yang dihasilkan pembangkit Adipala langsung terhubung dengan jaringan utama transmisi nasional. “Produksi listrik dari pembangkit ini langsung masuk ke sistem 500 kV atau SUTET melalui Gardu Induk Kesugihan, yang kemudian didistribusikan ke jaringan Jawa–Madura–Bali,” ujarnya. Untuk memastikan keandalan selama periode Lebaran, perusahaan juga mengaktifkan Posko Siaga Idul Fitri yang beroperasi 24 jam penuh di ruang kontrol pembangkit dan terintegrasi dengan pusat kendali di tingkat nasional. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pasokan listrik tetap stabil bagi masyarakat selama masa libur Lebaran. Program Indesa 2.0 Dorong Ekonomi Sirkular Selain fokus pada ketahanan energi, PLN Indonesia Power juga menjalankan program pemberdayaan masyarakat melalui konsep ekonomi sirkular yang dikenal dengan nama Indesa 2.0. Program ini mengintegrasikan berbagai sektor ekonomi desa seperti peternakan, pertanian, perikanan, dan pengolahan pangan dalam satu sistem yang saling mendukung. “Kami mengintegrasikan berbagai sektor mulai dari peternakan, pertanian, hingga pengolahan makanan. Limbah dari satu sektor dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku bagi sektor lainnya,” jelas Taufik. Salah satu contoh penerapan ekonomi sirkular tersebut adalah pemanfaatan kotoran ternak domba dan air kolam gurame yang digunakan sebagai nutrisi untuk budidaya tanaman seperti jamur dan bawang. Hasil pertanian dan perikanan tersebut kemudian diolah oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) menjadi berbagai produk makanan olahan bernilai tambah seperti abon ikan dan camilan lokal. Omzet Kelompok Capai Ratusan Juta Program Indesa 2.0 terbukti memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat desa di sekitar wilayah operasional pembangkit. Produk-produk olahan yang dihasilkan kelompok masyarakat bahkan mampu mencatatkan omzet hingga ratusan juta rupiah. Saat ini, program tersebut telah menjangkau sekitar 28.000 penerima manfaat di wilayah Ring 1 pembangkit, termasuk Desa Bunton, Adipala, dan Penggalang. Pendampingan dan Pelatihan Berkelanjutan PLN Indonesia Power juga memberikan pendampingan berkelanjutan kepada masyarakat agar program pemberdayaan dapat berjalan secara mandiri dan berkelanjutan. Pendampingan tersebut meliputi pelatihan teknis hingga strategi pemasaran produk. Perusahaan juga menggandeng tenaga ahli dari Dinas Peternakan dan Dinas Pertanian untuk membantu masyarakat mengatasi berbagai kendala teknis seperti kesehatan ternak maupun pengendalian hama. Selain itu, pelaku usaha desa juga diberikan pelatihan branding dan pemasaran agar produk lokal dapat bersaing di pasar yang lebih luas. Melalui kegiatan NGOSIK tersebut, PLN Indonesia Power UBP Jateng 2 Adipala menegaskan perannya tidak hanya menjaga keandalan pasokan listrik nasional, tetapi juga berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan.0 Comments 0 Shares 43K Views 0 Reviews
More Stories