BUMDesma Adipala Gelar Pelatihan Budidaya Melon Organik, Dorong Lahirnya Petani dan Pengusaha Melon Baru

CILACAP – BUMDesma Adipala Mandiri Sejahtera LKD Kecamatan Adipala bekerja sama dengan tim Hayati Nusantara menggelar Pelatihan Pertanian Budidaya Melon Organik di Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan dari 16 desa di Kecamatan Adipala. Setiap desa mengirimkan dua peserta yang dipilih untuk mendapatkan pembekalan terkait teknik budidaya melon organik, mulai dari persiapan lahan, perawatan tanaman, hingga strategi pengembangan usaha berbasis pertanian modern.

Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat desa sekaligus mendorong tumbuhnya sektor pertanian bernilai ekonomi tinggi di wilayah Kecamatan Adipala.

Acara turut dihadiri Camat Adipala, Firdaus Azy Mutia, S.Psi., M.M., yang memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar ilmu yang diperoleh tidak berhenti pada pelatihan semata, tetapi dapat diterapkan secara nyata di desa masing-masing.

Dalam sambutannya, Firdaus berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan petani-petani muda sekaligus pengusaha melon yang mandiri dan berdaya saing.

“Melalui pelatihan ini saya berharap akan muncul petani dan pengusaha melon baru di Kecamatan Adipala. Potensi pertanian yang kita miliki harus dimanfaatkan secara maksimal agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kemandirian pangan di tengah berbagai tantangan global yang masih berlangsung hingga saat ini. Menurutnya, sektor pertanian menjadi salah satu fondasi utama dalam menjaga ketahanan ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat.

“Kondisi global yang masih diwarnai berbagai konflik dan ketidakpastian menjadi pengingat bahwa ketahanan pangan harus menjadi perhatian bersama. Karena itu, masyarakat perlu didorong untuk semakin mandiri dalam sektor pertanian,” tambahnya.

Sementara itu, tim Hayati Nusantara memberikan materi mengenai budidaya melon organik yang dinilai memiliki prospek pasar yang terus berkembang. Selain memiliki nilai jual tinggi, melon organik juga menjadi salah satu komoditas hortikultura yang semakin diminati konsumen karena dianggap lebih sehat dan ramah lingkungan.

Melalui pelatihan ini, peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan teknis budidaya, tetapi juga wawasan mengenai peluang usaha, pemasaran hasil panen, hingga pengelolaan bisnis pertanian yang berkelanjutan.

BUMDesma Adipala Mandiri Sejahtera berharap program tersebut menjadi langkah awal lahirnya sentra-sentra budidaya melon organik di berbagai desa di Kecamatan Adipala. Dengan demikian, sektor pertanian tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru yang memberikan nilai tambah bagi warga desa.

Kegiatan pelatihan berlangsung dengan antusias dan diharapkan dapat berlanjut dalam bentuk pendampingan serta pengembangan usaha pertanian organik di masa mendatang.
BUMDesma Adipala Gelar Pelatihan Budidaya Melon Organik, Dorong Lahirnya Petani dan Pengusaha Melon Baru CILACAP – BUMDesma Adipala Mandiri Sejahtera LKD Kecamatan Adipala bekerja sama dengan tim Hayati Nusantara menggelar Pelatihan Pertanian Budidaya Melon Organik di Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, Rabu (10/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan dari 16 desa di Kecamatan Adipala. Setiap desa mengirimkan dua peserta yang dipilih untuk mendapatkan pembekalan terkait teknik budidaya melon organik, mulai dari persiapan lahan, perawatan tanaman, hingga strategi pengembangan usaha berbasis pertanian modern. Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat desa sekaligus mendorong tumbuhnya sektor pertanian bernilai ekonomi tinggi di wilayah Kecamatan Adipala. Acara turut dihadiri Camat Adipala, Firdaus Azy Mutia, S.Psi., M.M., yang memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar ilmu yang diperoleh tidak berhenti pada pelatihan semata, tetapi dapat diterapkan secara nyata di desa masing-masing. Dalam sambutannya, Firdaus berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan petani-petani muda sekaligus pengusaha melon yang mandiri dan berdaya saing. “Melalui pelatihan ini saya berharap akan muncul petani dan pengusaha melon baru di Kecamatan Adipala. Potensi pertanian yang kita miliki harus dimanfaatkan secara maksimal agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya kemandirian pangan di tengah berbagai tantangan global yang masih berlangsung hingga saat ini. Menurutnya, sektor pertanian menjadi salah satu fondasi utama dalam menjaga ketahanan ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat. “Kondisi global yang masih diwarnai berbagai konflik dan ketidakpastian menjadi pengingat bahwa ketahanan pangan harus menjadi perhatian bersama. Karena itu, masyarakat perlu didorong untuk semakin mandiri dalam sektor pertanian,” tambahnya. Sementara itu, tim Hayati Nusantara memberikan materi mengenai budidaya melon organik yang dinilai memiliki prospek pasar yang terus berkembang. Selain memiliki nilai jual tinggi, melon organik juga menjadi salah satu komoditas hortikultura yang semakin diminati konsumen karena dianggap lebih sehat dan ramah lingkungan. Melalui pelatihan ini, peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan teknis budidaya, tetapi juga wawasan mengenai peluang usaha, pemasaran hasil panen, hingga pengelolaan bisnis pertanian yang berkelanjutan. BUMDesma Adipala Mandiri Sejahtera berharap program tersebut menjadi langkah awal lahirnya sentra-sentra budidaya melon organik di berbagai desa di Kecamatan Adipala. Dengan demikian, sektor pertanian tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru yang memberikan nilai tambah bagi warga desa. Kegiatan pelatihan berlangsung dengan antusias dan diharapkan dapat berlanjut dalam bentuk pendampingan serta pengembangan usaha pertanian organik di masa mendatang.
0 Comments 0 Shares 291 Views 0 Reviews