• Rampung Dibangun! Gedung Koperasi Desa Bunton Jadi Harapan Baru Penggerak Ekonomi Warga

    Adipala.com - Kabar gembirakan datang dari Desa Bunton, Kecamatan Adipala. Hari ini, pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih Bunton selesai.

    Kehadiran gedung baru ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi menjadi simbol kebangkitan ekonomi dan semangat gotong royong masyarakat desa.

    Setelah melalui proses pembangunan yang cukup panjang, gedung koperasi yang berdiri kokoh kini siap digunakan sebagai pusat aktivitas ekonomi warga.

    Simbol Baru Kemandirian Ekonomi DesaGedung Koperasi Desa Merah Putih Bunton dirancang sebagai pusat layanan ekonomi terpadu. Nantinya, koperasi ini akan menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengembangkan berbagai usaha, distribusi kebutuhan pokok, hingga pengembangan UMKM lokal.

    Kepala desa Bunton dalam keterangannya menyampaikan bahwa pembangunan gedung ini merupakan bagian dari visi jangka panjang untuk menciptakan desa yang mandiri secara ekonomi.

    “Kami ingin koperasi ini menjadi jantung ekonomi desa. Bukan hanya tempat transaksi, tapi juga tempat masyarakat tumbuh bersama secara finansial,” ujarnya.

    Dengan fasilitas yang lebih representatif, diharapkan pelayanan kepada anggota koperasi bisa lebih maksimal dan profesional.

    Dampak Nyata untuk WargaPembangunan gedung ini membawa harapan besar bagi warga Bunton, terutama pelaku usaha kecil dan menengah.

    Selama ini, banyak UMKM yang terkendala akses permodalan dan distribusi. Dengan hadirnya koperasi yang lebih modern dan terorganisir, masalah tersebut diharapkan dapat teratasi.

    Beberapa manfaat yang diproyeksikan antara lain:
    - Menjadi pusat distribusi produk lokal
    - Meningkatkan perputaran ekonomi di tingkat desa
    - Membuka peluang lapangan kerja baruSalah satu warga

    mengungkapkan rasa optimisnya:
    “Dengan adanya gedung koperasi ini, semoga menjadi harapan untuk mengembangkan usaha lebih besar lagi.”

    Semangat Gotong Royong yang Terjaga Pembangunan gedung ini juga menjadi bukti nyata kuatnya budaya gotong royong di Desa Bunton.

    Dukungan dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah desa hingga partisipasi masyarakat, menjadi kunci utama terselesaikannya proyek ini.

    Tidak hanya itu, proses pembangunan juga melibatkan tenaga kerja lokal, sehingga secara tidak langsung memberikan dampak ekonomi sejak tahap awal pembangunan.

    Langkah Awal Menuju Desa MandiriRampungnya gedung koperasi ini menjadi langkah awal dari transformasi ekonomi Desa Bunton.

    Ke depan, pengelolaan koperasi diharapkan dapat dilakukan secara profesional dan transparan, sehingga mampu menarik lebih banyak anggota dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.

    Program-program inovatif pun mulai disiapkan, seperti pelatihan kewirausahaan, digitalisasi koperasi, hingga kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperluas jaringan pasar.

    Lebih dari Sekadar Bangunan tetapi simbol harapan, kolaborasi, dan masa depan yang lebih cerah bagi masyarakat desa.

    Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, bukan tidak mungkin Desa Bunton akan menjadi salah satu contoh sukses desa mandiri yang mampu menggerakkan ekonominya masyarakat desa bunton khususnya.

    #kopdeskelbunton
    Rampung Dibangun! Gedung [kopdesbunton] Jadi Harapan Baru Penggerak Ekonomi Warga Adipala.com - Kabar gembirakan datang dari [bunton], [kecamatan]. Hari ini, pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih Bunton selesai. Kehadiran gedung baru ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi menjadi simbol kebangkitan ekonomi dan semangat gotong royong masyarakat desa. Setelah melalui proses pembangunan yang cukup panjang, gedung koperasi yang berdiri kokoh kini siap digunakan sebagai pusat aktivitas ekonomi warga. Simbol Baru Kemandirian Ekonomi DesaGedung Koperasi Desa Merah Putih Bunton dirancang sebagai pusat layanan ekonomi terpadu. Nantinya, koperasi ini akan menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengembangkan berbagai usaha, distribusi kebutuhan pokok, hingga pengembangan UMKM lokal. Kepala desa Bunton dalam keterangannya menyampaikan bahwa pembangunan gedung ini merupakan bagian dari visi jangka panjang untuk menciptakan desa yang mandiri secara ekonomi. “Kami ingin koperasi ini menjadi jantung ekonomi desa. Bukan hanya tempat transaksi, tapi juga tempat masyarakat tumbuh bersama secara finansial,” ujarnya. Dengan fasilitas yang lebih representatif, diharapkan pelayanan kepada anggota koperasi bisa lebih maksimal dan profesional. Dampak Nyata untuk WargaPembangunan gedung ini membawa harapan besar bagi warga Bunton, terutama pelaku usaha kecil dan menengah. Selama ini, banyak UMKM yang terkendala akses permodalan dan distribusi. Dengan hadirnya koperasi yang lebih modern dan terorganisir, masalah tersebut diharapkan dapat teratasi. Beberapa manfaat yang diproyeksikan antara lain: - Menjadi pusat distribusi produk lokal - Meningkatkan perputaran ekonomi di tingkat desa - Membuka peluang lapangan kerja baruSalah satu warga mengungkapkan rasa optimisnya: “Dengan adanya gedung koperasi ini, semoga menjadi harapan untuk mengembangkan usaha lebih besar lagi.” Semangat Gotong Royong yang Terjaga Pembangunan gedung ini juga menjadi bukti nyata kuatnya budaya gotong royong di Desa Bunton. Dukungan dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah desa hingga partisipasi masyarakat, menjadi kunci utama terselesaikannya proyek ini. Tidak hanya itu, proses pembangunan juga melibatkan tenaga kerja lokal, sehingga secara tidak langsung memberikan dampak ekonomi sejak tahap awal pembangunan. Langkah Awal Menuju Desa MandiriRampungnya gedung koperasi ini menjadi langkah awal dari transformasi ekonomi Desa Bunton. Ke depan, pengelolaan koperasi diharapkan dapat dilakukan secara profesional dan transparan, sehingga mampu menarik lebih banyak anggota dan meningkatkan kepercayaan masyarakat. Program-program inovatif pun mulai disiapkan, seperti pelatihan kewirausahaan, digitalisasi koperasi, hingga kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperluas jaringan pasar. Lebih dari Sekadar Bangunan tetapi simbol harapan, kolaborasi, dan masa depan yang lebih cerah bagi masyarakat desa. Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, bukan tidak mungkin Desa Bunton akan menjadi salah satu contoh sukses desa mandiri yang mampu menggerakkan ekonominya masyarakat desa bunton khususnya. #kopdeskelbunton
    0 Comments 0 Shares 1K Views 0 Reviews
  • PLN Indonesia Power Adipala Jaga Pasokan Listrik Jamali Jelang Lebaran 2026, Program Indesa 2.0 Sentuh 28 Ribu Warga

    CILACAP – PT PLN Indonesia Power UBP Jateng 2 Adipala memastikan pasokan listrik untuk sistem Jawa–Madura–Bali (Jamali) tetap andal menjelang Idul Fitri 2026. Pembangkit listrik tersebut mampu menjaga produksi listrik stabil di kisaran 400 hingga 450 MWh per hari untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan energi saat Lebaran.

    Komitmen menjaga ketahanan energi tersebut disampaikan oleh Asisten Manajer Umum PT PLN Indonesia Power UBP Jateng 2 Adipala, Taufik Hidayanto, dalam kegiatan NGOSIK (Ngobrol Asik & Bukber Media) yang digelar di Cilacap pada Rabu (11/3/2026).

    Selain memastikan keandalan listrik, PLN Indonesia Power juga memaparkan keberhasilan program ekonomi sirkular Indesa 2.0 (Integrasi Desa) yang kini telah memberikan manfaat kepada sekitar 28.000 warga di wilayah sekitar pembangkit.

    Pasokan Listrik Jamali Tetap Stabil

    Menjelang momen Idul Fitri, kebutuhan listrik masyarakat biasanya mengalami peningkatan. Oleh karena itu, PLN Indonesia Power memastikan seluruh sistem operasional pembangkit tetap berjalan optimal.

    Taufik menjelaskan bahwa listrik yang dihasilkan pembangkit Adipala langsung terhubung dengan jaringan utama transmisi nasional.

    “Produksi listrik dari pembangkit ini langsung masuk ke sistem 500 kV atau SUTET melalui Gardu Induk Kesugihan, yang kemudian didistribusikan ke jaringan Jawa–Madura–Bali,” ujarnya.

    Untuk memastikan keandalan selama periode Lebaran, perusahaan juga mengaktifkan Posko Siaga Idul Fitri yang beroperasi 24 jam penuh di ruang kontrol pembangkit dan terintegrasi dengan pusat kendali di tingkat nasional.

    Langkah ini dilakukan untuk memastikan pasokan listrik tetap stabil bagi masyarakat selama masa libur Lebaran.

    Program Indesa 2.0 Dorong Ekonomi Sirkular

    Selain fokus pada ketahanan energi, PLN Indonesia Power juga menjalankan program pemberdayaan masyarakat melalui konsep ekonomi sirkular yang dikenal dengan nama Indesa 2.0.

    Program ini mengintegrasikan berbagai sektor ekonomi desa seperti peternakan, pertanian, perikanan, dan pengolahan pangan dalam satu sistem yang saling mendukung.

    “Kami mengintegrasikan berbagai sektor mulai dari peternakan, pertanian, hingga pengolahan makanan. Limbah dari satu sektor dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku bagi sektor lainnya,” jelas Taufik.

    Salah satu contoh penerapan ekonomi sirkular tersebut adalah pemanfaatan kotoran ternak domba dan air kolam gurame yang digunakan sebagai nutrisi untuk budidaya tanaman seperti jamur dan bawang.

    Hasil pertanian dan perikanan tersebut kemudian diolah oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) menjadi berbagai produk makanan olahan bernilai tambah seperti abon ikan dan camilan lokal.

    Omzet Kelompok Capai Ratusan Juta

    Program Indesa 2.0 terbukti memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat desa di sekitar wilayah operasional pembangkit.

    Produk-produk olahan yang dihasilkan kelompok masyarakat bahkan mampu mencatatkan omzet hingga ratusan juta rupiah.

    Saat ini, program tersebut telah menjangkau sekitar 28.000 penerima manfaat di wilayah Ring 1 pembangkit, termasuk Desa Bunton, Adipala, dan Penggalang.

    Pendampingan dan Pelatihan Berkelanjutan

    PLN Indonesia Power juga memberikan pendampingan berkelanjutan kepada masyarakat agar program pemberdayaan dapat berjalan secara mandiri dan berkelanjutan.

    Pendampingan tersebut meliputi pelatihan teknis hingga strategi pemasaran produk.

    Perusahaan juga menggandeng tenaga ahli dari Dinas Peternakan dan Dinas Pertanian untuk membantu masyarakat mengatasi berbagai kendala teknis seperti kesehatan ternak maupun pengendalian hama.

    Selain itu, pelaku usaha desa juga diberikan pelatihan branding dan pemasaran agar produk lokal dapat bersaing di pasar yang lebih luas.

    Melalui kegiatan NGOSIK tersebut, PLN Indonesia Power UBP Jateng 2 Adipala menegaskan perannya tidak hanya menjaga keandalan pasokan listrik nasional, tetapi juga berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan.
    PLN Indonesia Power Adipala Jaga Pasokan Listrik Jamali Jelang Lebaran 2026, Program Indesa 2.0 Sentuh 28 Ribu Warga CILACAP – PT PLN Indonesia Power UBP Jateng 2 Adipala memastikan pasokan listrik untuk sistem Jawa–Madura–Bali (Jamali) tetap andal menjelang Idul Fitri 2026. Pembangkit listrik tersebut mampu menjaga produksi listrik stabil di kisaran 400 hingga 450 MWh per hari untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan energi saat Lebaran. Komitmen menjaga ketahanan energi tersebut disampaikan oleh Asisten Manajer Umum PT PLN Indonesia Power UBP Jateng 2 Adipala, Taufik Hidayanto, dalam kegiatan NGOSIK (Ngobrol Asik & Bukber Media) yang digelar di Cilacap pada Rabu (11/3/2026). Selain memastikan keandalan listrik, PLN Indonesia Power juga memaparkan keberhasilan program ekonomi sirkular Indesa 2.0 (Integrasi Desa) yang kini telah memberikan manfaat kepada sekitar 28.000 warga di wilayah sekitar pembangkit. Pasokan Listrik Jamali Tetap Stabil Menjelang momen Idul Fitri, kebutuhan listrik masyarakat biasanya mengalami peningkatan. Oleh karena itu, PLN Indonesia Power memastikan seluruh sistem operasional pembangkit tetap berjalan optimal. Taufik menjelaskan bahwa listrik yang dihasilkan pembangkit Adipala langsung terhubung dengan jaringan utama transmisi nasional. “Produksi listrik dari pembangkit ini langsung masuk ke sistem 500 kV atau SUTET melalui Gardu Induk Kesugihan, yang kemudian didistribusikan ke jaringan Jawa–Madura–Bali,” ujarnya. Untuk memastikan keandalan selama periode Lebaran, perusahaan juga mengaktifkan Posko Siaga Idul Fitri yang beroperasi 24 jam penuh di ruang kontrol pembangkit dan terintegrasi dengan pusat kendali di tingkat nasional. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pasokan listrik tetap stabil bagi masyarakat selama masa libur Lebaran. Program Indesa 2.0 Dorong Ekonomi Sirkular Selain fokus pada ketahanan energi, PLN Indonesia Power juga menjalankan program pemberdayaan masyarakat melalui konsep ekonomi sirkular yang dikenal dengan nama Indesa 2.0. Program ini mengintegrasikan berbagai sektor ekonomi desa seperti peternakan, pertanian, perikanan, dan pengolahan pangan dalam satu sistem yang saling mendukung. “Kami mengintegrasikan berbagai sektor mulai dari peternakan, pertanian, hingga pengolahan makanan. Limbah dari satu sektor dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku bagi sektor lainnya,” jelas Taufik. Salah satu contoh penerapan ekonomi sirkular tersebut adalah pemanfaatan kotoran ternak domba dan air kolam gurame yang digunakan sebagai nutrisi untuk budidaya tanaman seperti jamur dan bawang. Hasil pertanian dan perikanan tersebut kemudian diolah oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) menjadi berbagai produk makanan olahan bernilai tambah seperti abon ikan dan camilan lokal. Omzet Kelompok Capai Ratusan Juta Program Indesa 2.0 terbukti memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat desa di sekitar wilayah operasional pembangkit. Produk-produk olahan yang dihasilkan kelompok masyarakat bahkan mampu mencatatkan omzet hingga ratusan juta rupiah. Saat ini, program tersebut telah menjangkau sekitar 28.000 penerima manfaat di wilayah Ring 1 pembangkit, termasuk Desa Bunton, Adipala, dan Penggalang. Pendampingan dan Pelatihan Berkelanjutan PLN Indonesia Power juga memberikan pendampingan berkelanjutan kepada masyarakat agar program pemberdayaan dapat berjalan secara mandiri dan berkelanjutan. Pendampingan tersebut meliputi pelatihan teknis hingga strategi pemasaran produk. Perusahaan juga menggandeng tenaga ahli dari Dinas Peternakan dan Dinas Pertanian untuk membantu masyarakat mengatasi berbagai kendala teknis seperti kesehatan ternak maupun pengendalian hama. Selain itu, pelaku usaha desa juga diberikan pelatihan branding dan pemasaran agar produk lokal dapat bersaing di pasar yang lebih luas. Melalui kegiatan NGOSIK tersebut, PLN Indonesia Power UBP Jateng 2 Adipala menegaskan perannya tidak hanya menjaga keandalan pasokan listrik nasional, tetapi juga berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan.
    0 Comments 0 Shares 7K Views 0 Reviews
  • Kecamatan Adipala Cilacap Bebas Desa Miskin Ekstrem,
    Karangsari dan Wlahar Berhasil Bangkit

    CILACAP – Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, mencatat kemajuan signifikan dalam upaya pengentasan kemiskinan ekstrem. Pemerintah setempat memastikan bahwa saat ini tidak ada lagi desa dengan kategori miskin ekstrem di wilayah tersebut.

    Capaian ini salah satunya ditandai dengan keluarnya Desa Karangsari dan Desa Wlahar dari kategori desa miskin ekstrem setelah berbagai program penanganan dan pemberdayaan masyarakat dilakukan secara terpadu.

    Camat Adipala, Firdaus Azy Mutia, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan tersebut.

    “Alhamdulillah saat ini di Kecamatan Adipala sudah tidak ada lagi desa dengan kategori miskin ekstrem. Desa Karangsari dan Wlahar yang sebelumnya masuk kategori tersebut kini sudah berhasil keluar,” ujarnya.

    Program Pemberdayaan Dorong Pertumbuhan Ekonomi

    Firdaus menjelaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), pemerintah desa, hingga dukungan sektor swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

    Berbagai program penanganan kemiskinan dilakukan secara terpadu, meliputi bantuan sosial, pemberdayaan ekonomi, serta peningkatan kapasitas masyarakat melalui pelatihan dan pendampingan usaha.

    Salah satu contoh keberhasilan terlihat di Desa Karangsari, di mana pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta produksi gula kelapa menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat.

    “Selain bantuan sosial, kami juga memberikan pelatihan dan pendampingan usaha agar masyarakat bisa meningkatkan pendapatan keluarga secara mandiri,” jelas Firdaus.

    Kolaborasi Jadi Kunci Pengentasan Kemiskinan

    Menurutnya, pengentasan kemiskinan ekstrem tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta menjadi faktor penting dalam mendorong perubahan yang berkelanjutan.

    “Upaya pengentasan kemiskinan ekstrem membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak, baik pemerintah daerah maupun sektor swasta melalui program CSR,” katanya.

    Harapan Pembangunan Berkelanjutan

    Pemerintah Kecamatan Adipala berharap berbagai program pemberdayaan yang telah berjalan dapat terus dilanjutkan sehingga kesejahteraan masyarakat semakin meningkat.

    Selain itu, peningkatan akses pendidikan, pelatihan keterampilan, dan pengembangan usaha di tingkat desa diharapkan mampu memperkuat fondasi ekonomi masyarakat dalam jangka panjang.

    Dengan capaian tersebut, Kecamatan Adipala optimistis mampu mempertahankan status bebas desa miskin ekstrem sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa yang lebih mandiri dan berkelanjutan.
    Kecamatan Adipala Cilacap Bebas Desa Miskin Ekstrem, Karangsari dan Wlahar Berhasil Bangkit CILACAP – Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, mencatat kemajuan signifikan dalam upaya pengentasan kemiskinan ekstrem. Pemerintah setempat memastikan bahwa saat ini tidak ada lagi desa dengan kategori miskin ekstrem di wilayah tersebut. Capaian ini salah satunya ditandai dengan keluarnya Desa Karangsari dan Desa Wlahar dari kategori desa miskin ekstrem setelah berbagai program penanganan dan pemberdayaan masyarakat dilakukan secara terpadu. Camat Adipala, Firdaus Azy Mutia, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan tersebut. “Alhamdulillah saat ini di Kecamatan Adipala sudah tidak ada lagi desa dengan kategori miskin ekstrem. Desa Karangsari dan Wlahar yang sebelumnya masuk kategori tersebut kini sudah berhasil keluar,” ujarnya. Program Pemberdayaan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Firdaus menjelaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), pemerintah desa, hingga dukungan sektor swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Berbagai program penanganan kemiskinan dilakukan secara terpadu, meliputi bantuan sosial, pemberdayaan ekonomi, serta peningkatan kapasitas masyarakat melalui pelatihan dan pendampingan usaha. Salah satu contoh keberhasilan terlihat di Desa Karangsari, di mana pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta produksi gula kelapa menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat. “Selain bantuan sosial, kami juga memberikan pelatihan dan pendampingan usaha agar masyarakat bisa meningkatkan pendapatan keluarga secara mandiri,” jelas Firdaus. Kolaborasi Jadi Kunci Pengentasan Kemiskinan Menurutnya, pengentasan kemiskinan ekstrem tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta menjadi faktor penting dalam mendorong perubahan yang berkelanjutan. “Upaya pengentasan kemiskinan ekstrem membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak, baik pemerintah daerah maupun sektor swasta melalui program CSR,” katanya. Harapan Pembangunan Berkelanjutan Pemerintah Kecamatan Adipala berharap berbagai program pemberdayaan yang telah berjalan dapat terus dilanjutkan sehingga kesejahteraan masyarakat semakin meningkat. Selain itu, peningkatan akses pendidikan, pelatihan keterampilan, dan pengembangan usaha di tingkat desa diharapkan mampu memperkuat fondasi ekonomi masyarakat dalam jangka panjang. Dengan capaian tersebut, Kecamatan Adipala optimistis mampu mempertahankan status bebas desa miskin ekstrem sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa yang lebih mandiri dan berkelanjutan.
    0 Comments 0 Shares 7K Views 0 Reviews
  • Minibus Pengantar Roti MBG Terjun ke Sawah di Adipala Cilacap, Sopir Selamat

    CILACAP – Sebuah minibus pengantar roti mengalami kecelakaan tunggal hingga terjun ke area persawahan di Jalan Raya Doplang, Desa Doplang, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, pada Jumat (13/3/2026) dini hari.

    Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.23 WIB dan pertama kali dilaporkan oleh anggota Polantas Karangkandri kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Cilacap untuk meminta bantuan evakuasi.

    Koordinator Tim SAR Gabungan, Fajar Wadji, mengatakan setelah menerima laporan, tim rescue langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian dengan membawa peralatan ekstrikasi serta perlengkapan medis.

    “Tim rescue segera diberangkatkan setelah menerima informasi kecelakaan tersebut,” ujar Fajar.

    Tim SAR Tiba Kurang dari 30 Menit

    Tim SAR tiba di lokasi sekitar pukul 04.55 WIB. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan asesmen situasi serta berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan unsur terkait untuk memulai proses evakuasi korban.

    Kecelakaan tersebut melibatkan satu kendaraan minibus yang keluar dari jalur jalan raya hingga terperosok ke area persawahan.

    Korban diketahui berinisial MM (40), warga Desa Kesugihan, Kecamatan Kesugihan, Cilacap.

    Mobil Sedang Mengantar Roti

    Menurut informasi yang dihimpun, kendaraan tersebut sedang dalam perjalanan mengantarkan roti ke dapur SPPG di wilayah setempat ketika kecelakaan terjadi.

    Meski kendaraan mengalami kecelakaan, korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR dalam kondisi selamat pada pukul 05.10 WIB.

    Setelah proses evakuasi, korban langsung dibawa ke RSU PKU Aghisna Kroya untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

    Operasi SAR Ditutup

    Setelah memastikan korban berhasil diselamatkan dan mendapatkan penanganan medis, operasi pencarian dan pertolongan dinyatakan selesai.

    Seluruh unsur SAR yang terlibat kemudian kembali ke satuan masing-masing.

    Pengingat Pentingnya Keselamatan Berkendara

    Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu berhati-hati saat berkendara, terutama pada dini hari ketika kondisi jalan cenderung sepi dan visibilitas terbatas.

    Meski penyebab pasti kecelakaan belum diketahui, beberapa faktor seperti kelelahan pengemudi, kondisi jalan, maupun cuaca sering menjadi pemicu kecelakaan lalu lintas.

    Masyarakat diimbau selalu memastikan kondisi tubuh dan kendaraan dalam keadaan baik sebelum melakukan perjalanan, terutama untuk aktivitas distribusi logistik pada malam atau dini hari.
    Minibus Pengantar Roti MBG Terjun ke Sawah di Adipala Cilacap, Sopir Selamat CILACAP – Sebuah minibus pengantar roti mengalami kecelakaan tunggal hingga terjun ke area persawahan di Jalan Raya Doplang, Desa Doplang, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, pada Jumat (13/3/2026) dini hari. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.23 WIB dan pertama kali dilaporkan oleh anggota Polantas Karangkandri kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Cilacap untuk meminta bantuan evakuasi. Koordinator Tim SAR Gabungan, Fajar Wadji, mengatakan setelah menerima laporan, tim rescue langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian dengan membawa peralatan ekstrikasi serta perlengkapan medis. “Tim rescue segera diberangkatkan setelah menerima informasi kecelakaan tersebut,” ujar Fajar. Tim SAR Tiba Kurang dari 30 Menit Tim SAR tiba di lokasi sekitar pukul 04.55 WIB. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan asesmen situasi serta berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan unsur terkait untuk memulai proses evakuasi korban. Kecelakaan tersebut melibatkan satu kendaraan minibus yang keluar dari jalur jalan raya hingga terperosok ke area persawahan. Korban diketahui berinisial MM (40), warga Desa Kesugihan, Kecamatan Kesugihan, Cilacap. Mobil Sedang Mengantar Roti Menurut informasi yang dihimpun, kendaraan tersebut sedang dalam perjalanan mengantarkan roti ke dapur SPPG di wilayah setempat ketika kecelakaan terjadi. Meski kendaraan mengalami kecelakaan, korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR dalam kondisi selamat pada pukul 05.10 WIB. Setelah proses evakuasi, korban langsung dibawa ke RSU PKU Aghisna Kroya untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Operasi SAR Ditutup Setelah memastikan korban berhasil diselamatkan dan mendapatkan penanganan medis, operasi pencarian dan pertolongan dinyatakan selesai. Seluruh unsur SAR yang terlibat kemudian kembali ke satuan masing-masing. Pengingat Pentingnya Keselamatan Berkendara Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu berhati-hati saat berkendara, terutama pada dini hari ketika kondisi jalan cenderung sepi dan visibilitas terbatas. Meski penyebab pasti kecelakaan belum diketahui, beberapa faktor seperti kelelahan pengemudi, kondisi jalan, maupun cuaca sering menjadi pemicu kecelakaan lalu lintas. Masyarakat diimbau selalu memastikan kondisi tubuh dan kendaraan dalam keadaan baik sebelum melakukan perjalanan, terutama untuk aktivitas distribusi logistik pada malam atau dini hari.
    0 Comments 0 Shares 7K Views 0 Reviews
  • Santri Bahagia 2026: Memuliakan, Melayani, dan
    Membahagiakan Penghafal Al-Qur’an di Adipala Cilacap

    Gerakan Infaq Beras (GIB) Cilacap kembali menghadirkan program sosial penuh makna bertajuk Santri Bahagia 2026. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian nyata untuk menghadirkan kebahagiaan bagi santri yatim penghafal Al-Qur’an, sekaligus menjadi jembatan kebaikan antara para donatur (orang tua asuh) dengan para penerima manfaat.

    Acara ini akan dilaksanakan pada:
    Tanggal : Jumat, 27 Februari 2026
    Waktu : Pukul 15.00 WIB – selesai
    Tempat : Ponpes Padasan Cikal Asma, Adipala, Cilacap

    Sebanyak 75 santri akan menerima manfaat langsung dari program ini.

    Tujuan Kegiatan
    Program Santri Bahagia dirancang bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi memiliki misi sosial dan spiritual yang kuat:
    - Mendekatkan hubungan antara orang tua asuh, santri, dan tim Gerakan Infaq Beras
    - Memberikan perhatian dan kebahagiaan kepada santri yatim penghafal Al-Qur’an
    - Menjadi wasilah kebaikan dan keberkahan bagi para donatur
    - Menghadirkan pengalaman yang berkesan dan membangun semangat belajar para santri

    Rangkaian Acara
    Dalam kegiatan ini, para santri akan mendapatkan berbagai bentuk kebahagiaan, di antaranya:
    - Buka bersama santri
    - Pembagian bingkisan santri
    - Pembagian baju baru
    - Paket kebahagiaan senilai **Rp 30.000 per santri**
    - Door prize dan kegiatan kebersamaan

    Kebahagiaan sederhana ini diharapkan menjadi energi positif bagi para santri untuk terus semangat menghafal Al-Qur’an dan meraih masa depan yang lebih baik.

    Ajak Lebih Banyak Kebaikan: Saatnya Anda Terlibat

    Kebaikan akan terasa lebih bermakna ketika dilakukan bersama. Melalui program ini, Anda dapat menjadi bagian dari kebahagiaan mereka.

    Donasi Paket Santri Bahagia
    Rp 30.000 / santri

    Salurkan infaq terbaik Anda melalui:
    Bank BSI
    No. Rekening : 723 2961 605
    a.n. Paskas Cilacap

    Konfirmasi donasi via WhatsApp : 0851 7416 3099

    Mengapa Donasi Anda Penting?
    - Membantu santri yatim mendapatkan kebutuhan dan perhatian
    - Mendukung generasi penghafal Al-Qur’an
    - Menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya
    - Memberikan kebahagiaan yang mungkin tak pernah mereka duga sebelumnya

    Karena sejatinya, kebahagiaan mereka adalah keberkahan bagi kita semua.

    Jangan Bosan Jadi Orang Baik

    Mari bersama menghadirkan senyum untuk para santri. Satu paket dari Anda, berarti satu kebahagiaan untuk mereka.

    #JanganBosanJadiOrangBaik
    Santri Bahagia 2026: Memuliakan, Melayani, dan Membahagiakan Penghafal Al-Qur’an di Adipala Cilacap Gerakan Infaq Beras (GIB) Cilacap kembali menghadirkan program sosial penuh makna bertajuk Santri Bahagia 2026. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian nyata untuk menghadirkan kebahagiaan bagi santri yatim penghafal Al-Qur’an, sekaligus menjadi jembatan kebaikan antara para donatur (orang tua asuh) dengan para penerima manfaat. Acara ini akan dilaksanakan pada: Tanggal : Jumat, 27 Februari 2026 Waktu : Pukul 15.00 WIB – selesai Tempat : Ponpes Padasan Cikal Asma, Adipala, Cilacap Sebanyak 75 santri akan menerima manfaat langsung dari program ini. Tujuan Kegiatan Program Santri Bahagia dirancang bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi memiliki misi sosial dan spiritual yang kuat: - Mendekatkan hubungan antara orang tua asuh, santri, dan tim Gerakan Infaq Beras - Memberikan perhatian dan kebahagiaan kepada santri yatim penghafal Al-Qur’an - Menjadi wasilah kebaikan dan keberkahan bagi para donatur - Menghadirkan pengalaman yang berkesan dan membangun semangat belajar para santri Rangkaian Acara Dalam kegiatan ini, para santri akan mendapatkan berbagai bentuk kebahagiaan, di antaranya: - Buka bersama santri - Pembagian bingkisan santri - Pembagian baju baru - Paket kebahagiaan senilai **Rp 30.000 per santri** - Door prize dan kegiatan kebersamaan Kebahagiaan sederhana ini diharapkan menjadi energi positif bagi para santri untuk terus semangat menghafal Al-Qur’an dan meraih masa depan yang lebih baik. Ajak Lebih Banyak Kebaikan: Saatnya Anda Terlibat Kebaikan akan terasa lebih bermakna ketika dilakukan bersama. Melalui program ini, Anda dapat menjadi bagian dari kebahagiaan mereka. Donasi Paket Santri Bahagia Rp 30.000 / santri Salurkan infaq terbaik Anda melalui: Bank BSI No. Rekening : 723 2961 605 a.n. Paskas Cilacap Konfirmasi donasi via WhatsApp : 0851 7416 3099 Mengapa Donasi Anda Penting? - Membantu santri yatim mendapatkan kebutuhan dan perhatian - Mendukung generasi penghafal Al-Qur’an - Menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya - Memberikan kebahagiaan yang mungkin tak pernah mereka duga sebelumnya Karena sejatinya, kebahagiaan mereka adalah keberkahan bagi kita semua. Jangan Bosan Jadi Orang Baik Mari bersama menghadirkan senyum untuk para santri. Satu paket dari Anda, berarti satu kebahagiaan untuk mereka. #JanganBosanJadiOrangBaik
    0 Comments 0 Shares 28K Views 0 Reviews
  • Direncanakan Dibangun Tugu di Simpang Lima Adipala Cilacap, Akan Jadi Landmark Baru

    CILACAP – Kabupaten Cilacap berpeluang memiliki landmark baru. Sebuah tugu direncanakan akan dibangun di kawasan Simpang Lima Pasar Adipala, Kecamatan Adipala, sebagai penanda wilayah sekaligus penguat identitas daerah.

    Camat Adipala, Firdaus Azy Mutia, S.Psi., M.M., membenarkan adanya rencana pembangunan tugu tersebut. Namun demikian, ia menegaskan bahwa rencana itu masih berada pada tahap awal perencanaan.

    “Benar, ada rencana pembangunan tugu di Simpang Lima Adipala. Saat ini masih dalam tahap perencanaan dan rencananya akan memanfaatkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN),” ujar Firdaus saat dikonfirmasi, Rabu (21/1/2026).

    Firdaus menjelaskan, tugu tersebut direncanakan berdiri tepat di depan Pasar Adipala, pada titik pertemuan lima jalur utama. Simpang tersebut menghubungkan arus lalu lintas dari arah Kroya, Binangun atau Nusawungu, Maos di sisi utara, serta jalur menuju selatan ke kawasan Pantai Bunton.

    Menurutnya, Simpang Lima Adipala merupakan kawasan strategis yang setiap hari dilalui kendaraan dari dalam maupun luar Kabupaten Cilacap. Oleh karena itu, keberadaan tugu dinilai penting sebagai ikon kawasan sekaligus memperindah wajah wilayah Adipala.

    “Lokasi ini sangat strategis dan menjadi salah satu pintu perlintasan utama. Harapannya, tugu ini bisa menjadi ikon baru sekaligus menambah nilai identitas Kabupaten Cilacap,” jelasnya.

    Meski masih dalam tahap perencanaan, Firdaus menyebutkan bahwa respons dari pihak penyedia dana CSR cukup positif. Pemerintah kecamatan berharap proses kajian teknis dan perizinan dapat segera diselesaikan agar pembangunan dapat direalisasikan.

    “Alhamdulillah, sinyal dari pihak CSR cukup positif. Semoga seluruh proses berjalan lancar dan pembangunan tugu bisa segera direalisasikan,” pungkasnya.
    Direncanakan Dibangun Tugu di Simpang Lima Adipala Cilacap, Akan Jadi Landmark Baru CILACAP – Kabupaten Cilacap berpeluang memiliki landmark baru. Sebuah tugu direncanakan akan dibangun di kawasan Simpang Lima Pasar Adipala, Kecamatan Adipala, sebagai penanda wilayah sekaligus penguat identitas daerah. Camat Adipala, Firdaus Azy Mutia, S.Psi., M.M., membenarkan adanya rencana pembangunan tugu tersebut. Namun demikian, ia menegaskan bahwa rencana itu masih berada pada tahap awal perencanaan. “Benar, ada rencana pembangunan tugu di Simpang Lima Adipala. Saat ini masih dalam tahap perencanaan dan rencananya akan memanfaatkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN),” ujar Firdaus saat dikonfirmasi, Rabu (21/1/2026). Firdaus menjelaskan, tugu tersebut direncanakan berdiri tepat di depan Pasar Adipala, pada titik pertemuan lima jalur utama. Simpang tersebut menghubungkan arus lalu lintas dari arah Kroya, Binangun atau Nusawungu, Maos di sisi utara, serta jalur menuju selatan ke kawasan Pantai Bunton. Menurutnya, Simpang Lima Adipala merupakan kawasan strategis yang setiap hari dilalui kendaraan dari dalam maupun luar Kabupaten Cilacap. Oleh karena itu, keberadaan tugu dinilai penting sebagai ikon kawasan sekaligus memperindah wajah wilayah Adipala. “Lokasi ini sangat strategis dan menjadi salah satu pintu perlintasan utama. Harapannya, tugu ini bisa menjadi ikon baru sekaligus menambah nilai identitas Kabupaten Cilacap,” jelasnya. Meski masih dalam tahap perencanaan, Firdaus menyebutkan bahwa respons dari pihak penyedia dana CSR cukup positif. Pemerintah kecamatan berharap proses kajian teknis dan perizinan dapat segera diselesaikan agar pembangunan dapat direalisasikan. “Alhamdulillah, sinyal dari pihak CSR cukup positif. Semoga seluruh proses berjalan lancar dan pembangunan tugu bisa segera direalisasikan,” pungkasnya.
    0 Comments 0 Shares 8K Views 0 Reviews
  • Bimbingan Belajar Velyu Smart Adipala
    Bimbingan Belajar [velyusmart] Adipala
    0 Comments 0 Shares 4K Views 0 Reviews
  • Pemdes Adipala Bahas Rancangan APBDes 2026
    dan Aturan Pengelolaan Aset Desa

    ADIPALA.com – Pemerintah Desa Adipala bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Adipala menggelar musyawarah pembahasan Rancangan Peraturan Desa tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2026 serta draft Peraturan Desa tentang Pengelolaan Aset Desa.

    Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Praja Wibawa Desa Adipala dan dihadiri oleh unsur BPD, Kepala Desa Adipala beserta perangkat desa, serta pihak terkait lainnya. Musyawarah berjalan dengan tertib, demokratis, dan penuh semangat kebersamaan.

    Musyawarah ini merupakan bagian penting dalam tahapan perencanaan pembangunan desa sekaligus wujud komitmen Pemerintah Desa Adipala untuk menerapkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan partisipatif.

    Bahas Detail APBDes 2026

    Dalam agenda utama pembahasan APBDes Tahun Anggaran 2026, Pemerintah Desa Adipala memaparkan rencana pendapatan desa, belanja desa, serta pembiayaan yang akan dilaksanakan pada tahun mendatang.

    BPD Desa Adipala memberikan berbagai masukan, saran, dan pertimbangan terhadap setiap pos anggaran yang disampaikan. Hal ini dilakukan agar program pembangunan, pemberdayaan masyarakat, serta pelayanan publik dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

    Pembahasan berlangsung secara mendalam dengan mempertimbangkan kebutuhan riil masyarakat, skala prioritas pembangunan desa, serta kemampuan keuangan desa.

    Melalui musyawarah tersebut, diharapkan APBDes Tahun Anggaran 2026 benar-benar menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Adipala.

    Aturan Pengelolaan Aset Desa

    Selain APBDes, musyawarah juga membahas draft Peraturan Desa tentang Pengelolaan Aset Desa, khususnya terkait pengelolaan dan pemanfaatan Aula Praja Wibawa.

    Pembahasan ini bertujuan untuk menyepakati mekanisme pengelolaan aset desa secara lebih tertib dan profesional, termasuk ketentuan mengenai biaya sewa aula serta tata cara pemanfaatannya oleh masyarakat.

    Dengan adanya regulasi yang jelas, diharapkan aset desa dapat dikelola secara optimal sehingga memberikan manfaat ekonomi sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes).

    Pemerintah Desa Adipala berharap hasil musyawarah ini dapat menjadi landasan kuat dalam pelaksanaan program pembangunan desa ke depan, serta semakin memperkuat sinergi antara pemerintah desa dan BPD dalam mewujudkan pemerintahan yang lebih baik.

    #APBDes2026
    Pemdes Adipala Bahas Rancangan APBDes 2026 dan Aturan Pengelolaan Aset Desa ADIPALA.com – Pemerintah Desa Adipala bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Adipala menggelar musyawarah pembahasan Rancangan Peraturan Desa tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2026 serta draft Peraturan Desa tentang Pengelolaan Aset Desa. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Praja Wibawa Desa Adipala dan dihadiri oleh unsur BPD, Kepala Desa Adipala beserta perangkat desa, serta pihak terkait lainnya. Musyawarah berjalan dengan tertib, demokratis, dan penuh semangat kebersamaan. Musyawarah ini merupakan bagian penting dalam tahapan perencanaan pembangunan desa sekaligus wujud komitmen Pemerintah Desa Adipala untuk menerapkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan partisipatif. Bahas Detail APBDes 2026 Dalam agenda utama pembahasan APBDes Tahun Anggaran 2026, Pemerintah Desa Adipala memaparkan rencana pendapatan desa, belanja desa, serta pembiayaan yang akan dilaksanakan pada tahun mendatang. BPD Desa Adipala memberikan berbagai masukan, saran, dan pertimbangan terhadap setiap pos anggaran yang disampaikan. Hal ini dilakukan agar program pembangunan, pemberdayaan masyarakat, serta pelayanan publik dapat berjalan efektif dan tepat sasaran. Pembahasan berlangsung secara mendalam dengan mempertimbangkan kebutuhan riil masyarakat, skala prioritas pembangunan desa, serta kemampuan keuangan desa. Melalui musyawarah tersebut, diharapkan APBDes Tahun Anggaran 2026 benar-benar menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Adipala. Aturan Pengelolaan Aset Desa Selain APBDes, musyawarah juga membahas draft Peraturan Desa tentang Pengelolaan Aset Desa, khususnya terkait pengelolaan dan pemanfaatan Aula Praja Wibawa. Pembahasan ini bertujuan untuk menyepakati mekanisme pengelolaan aset desa secara lebih tertib dan profesional, termasuk ketentuan mengenai biaya sewa aula serta tata cara pemanfaatannya oleh masyarakat. Dengan adanya regulasi yang jelas, diharapkan aset desa dapat dikelola secara optimal sehingga memberikan manfaat ekonomi sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes). Pemerintah Desa Adipala berharap hasil musyawarah ini dapat menjadi landasan kuat dalam pelaksanaan program pembangunan desa ke depan, serta semakin memperkuat sinergi antara pemerintah desa dan BPD dalam mewujudkan pemerintahan yang lebih baik. #APBDes2026
    0 Comments 0 Shares 3K Views 0 Reviews
  • Camat Adipala Kukuhkan Kasi Pemerintahan dan
    Kasi Perencanaan Desa Adipala

    https://adipala.com/posts/141

    Pemerintah Kecamatan Adipala melaksanakan pengukuhan pejabat desa sebagai upaya memperkuat roda pemerintahan di tingkat desa. Camat Adipala, Firdaus Azy Mutia, S.Psi., M.M., secara langsung melantik dan mengambil sumpah jabatan Kepala Seksi Pemerintahan serta Kepala Seksi Perencanaan Desa Adipala, Selasa (6/1/2026).

    Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Aula Kantor Desa Adipala dan dihadiri oleh Kepala Desa Adipala, jajaran perangkat desa, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.

    Dalam sambutannya, Camat Firdaus menegaskan bahwa pengisian jabatan tersebut bukan sekadar formalitas administratif, melainkan bagian dari komitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan desa.
    Camat Adipala Kukuhkan Kasi Pemerintahan dan Kasi Perencanaan Desa Adipala https://adipala.com/posts/141 Pemerintah Kecamatan Adipala melaksanakan pengukuhan pejabat desa sebagai upaya memperkuat roda pemerintahan di tingkat desa. Camat Adipala, Firdaus Azy Mutia, S.Psi., M.M., secara langsung melantik dan mengambil sumpah jabatan Kepala Seksi Pemerintahan serta Kepala Seksi Perencanaan Desa Adipala, Selasa (6/1/2026). Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Aula Kantor Desa Adipala dan dihadiri oleh Kepala Desa Adipala, jajaran perangkat desa, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat. Dalam sambutannya, Camat Firdaus menegaskan bahwa pengisian jabatan tersebut bukan sekadar formalitas administratif, melainkan bagian dari komitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan desa.
    ADIPALA.COM
    Adipala Media - Camat Adipala Kukuhkan Kasi Pemerintahan dan Kasi...
    Camat Adipala Kukuhkan Kasi Pemerintahan dan Kasi Perencanaan Desa Adipala Pemerintah Kecamatan Adipala melaksanakan pengukuhan pejabat desa sebagai upaya memperkuat roda pemerintahan di tingkat desa. Camat Adipala, Firdaus Azy Mutia, S.Psi., M.M., secara langsung melantik dan mengambil sumpah...
    0 Comments 0 Shares 3K Views 0 Reviews
  • Daftar 19 Desa Wisata Cilacap Terbaik 2026,
    Berikut Beberapa Desa Di Kecamatan Adipala Yang Masuk daftar

    CILACAP — Sektor pariwisata di Kabupaten Cilacap kembali menggeliat. Setelah melalui proses panjang dan seleksi ketat sepanjang 2025, sebanyak 19 desa resmi ditetapkan sebagai desa wisata dan siap menjadi motor penggerak ekonomi lokal pada 2026.

    Penetapan ini bukan proses instan. Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Cilacap sebelumnya memetakan 30 desa kandidat dengan standar tinggi untuk memastikan kesiapan destinasi, kelembagaan, dan paket wisata.

    Lalui Seleksi Ketat

    Kepala Disparpora Cilacap, Budi Narimo, menjelaskan evaluasi dilakukan secara mendalam. Sejumlah persoalan klasik ditemukan, mulai dari kelembagaan yang belum kuat hingga konsep paket wisata yang belum jelas.

    Akibatnya, lima desa memilih mengundurkan diri karena merasa belum siap secara manajemen, yakni Karangsari (Adipala), Kesugihan Kidul (Kesugihan), Mandala (Jeruklegi), Mentasan (Kawunganten), dan Cisuru (Cipari).

    “Dari pemetaan awal, ada lima desa yang memilih mundur karena belum siap secara organisasi dan pengelolaan, sementara desa lainnya kami dorong melakukan reorganisasi dan pembenahan manajemen,” ujar Budi.

    Daftar 19 Desa Wisata Terpilih

    Hasil penilaian tim gabungan akademisi dan praktisi pada Agustus–Oktober 2025 menetapkan 19 desa yang memenuhi indikator, terbagi dalam tiga kategori:

    Kategori Desa Wisata Maju
    - Desa Jetis (Kecamatan Nusawungu)
    - Desa Karangmangu (Kecamatan Kroya)
    - Kategori Desa Wisata Berkembang
    - Desa Tambaksari (Kecamatan Wanareja)
    - Desa Sindangbarang (Kecamatan Karangpucung)
    - Desa Pesanggrahan (Kecamatan Kroya)
    - Desa Gentasari (Kecamatan Kroya)

    Kategori Desa Wisata Rintisan
    - Desa Bunton (Adipala)
    - Desa Welahan Wetan (Adipala)
    - Desa Widarapayung Wetan (Binangun)
    - Desa Panisihan (Maos)
    - Desa Kamulyan (Bantarsari)
    - Desa Bojongsari (Kedungreja)
    - Desa Pesahangan (Cimanggu)
    - Desa Cipari (Cipari)
    - Desa Karanggedang (Sidareja)
    - Desa Tayem Timur (Karangpucung)
    - Desa Salebu (Majenang)
    - Desa Sadahayu (Majenang)
    - Desa Sumpinghayu (Dayeuhluhur)

    Bukan Garis Akhir

    Penetapan 19 desa tersebut telah disahkan melalui Surat Keputusan Bupati Cilacap. Namun, Disparpora menegaskan status desa wisata bukan garis akhir, melainkan awal tanggung jawab.

    “Desa wisata harus mampu menghadirkan pengalaman otentik, menggerakkan ekonomi warga, sekaligus menjaga identitas budaya dan alam,” tegas Budi.

    Ke depan, desa-desa ini diharapkan mampu menawarkan pengalaman unik—mulai dari wisata pesisir, agrowisata, hingga edukasi budaya—sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Cilacap.
    Daftar 19 Desa Wisata Cilacap Terbaik 2026, Berikut Beberapa Desa Di [kecamatan] Yang Masuk daftar CILACAP — Sektor pariwisata di Kabupaten Cilacap kembali menggeliat. Setelah melalui proses panjang dan seleksi ketat sepanjang 2025, sebanyak 19 desa resmi ditetapkan sebagai desa wisata dan siap menjadi motor penggerak ekonomi lokal pada 2026. Penetapan ini bukan proses instan. Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Cilacap sebelumnya memetakan 30 desa kandidat dengan standar tinggi untuk memastikan kesiapan destinasi, kelembagaan, dan paket wisata. Lalui Seleksi Ketat Kepala Disparpora Cilacap, Budi Narimo, menjelaskan evaluasi dilakukan secara mendalam. Sejumlah persoalan klasik ditemukan, mulai dari kelembagaan yang belum kuat hingga konsep paket wisata yang belum jelas. Akibatnya, lima desa memilih mengundurkan diri karena merasa belum siap secara manajemen, yakni Karangsari (Adipala), Kesugihan Kidul (Kesugihan), Mandala (Jeruklegi), Mentasan (Kawunganten), dan Cisuru (Cipari). “Dari pemetaan awal, ada lima desa yang memilih mundur karena belum siap secara organisasi dan pengelolaan, sementara desa lainnya kami dorong melakukan reorganisasi dan pembenahan manajemen,” ujar Budi. Daftar 19 Desa Wisata Terpilih Hasil penilaian tim gabungan akademisi dan praktisi pada Agustus–Oktober 2025 menetapkan 19 desa yang memenuhi indikator, terbagi dalam tiga kategori: Kategori Desa Wisata Maju - Desa Jetis (Kecamatan Nusawungu) - Desa Karangmangu (Kecamatan Kroya) - Kategori Desa Wisata Berkembang - Desa Tambaksari (Kecamatan Wanareja) - Desa Sindangbarang (Kecamatan Karangpucung) - Desa Pesanggrahan (Kecamatan Kroya) - Desa Gentasari (Kecamatan Kroya) Kategori Desa Wisata Rintisan - [bunton] (Adipala) - [welahanwetan] (Adipala) - Desa Widarapayung Wetan (Binangun) - Desa Panisihan (Maos) - Desa Kamulyan (Bantarsari) - Desa Bojongsari (Kedungreja) - Desa Pesahangan (Cimanggu) - Desa Cipari (Cipari) - Desa Karanggedang (Sidareja) - Desa Tayem Timur (Karangpucung) - Desa Salebu (Majenang) - Desa Sadahayu (Majenang) - Desa Sumpinghayu (Dayeuhluhur) Bukan Garis Akhir Penetapan 19 desa tersebut telah disahkan melalui Surat Keputusan Bupati Cilacap. Namun, Disparpora menegaskan status desa wisata bukan garis akhir, melainkan awal tanggung jawab. “Desa wisata harus mampu menghadirkan pengalaman otentik, menggerakkan ekonomi warga, sekaligus menjaga identitas budaya dan alam,” tegas Budi. Ke depan, desa-desa ini diharapkan mampu menawarkan pengalaman unik—mulai dari wisata pesisir, agrowisata, hingga edukasi budaya—sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Cilacap.
    0 Comments 0 Shares 3K Views 0 Reviews
  • Camat Adipala Kukuhkan Kasi Pemerintahan dan
    Kasi Perencanaan Desa Adipala

    Pemerintah Kecamatan Adipala melaksanakan pengukuhan pejabat desa sebagai upaya memperkuat roda pemerintahan di tingkat desa. Camat Adipala, Firdaus Azy Mutia, S.Psi., M.M., secara langsung melantik dan mengambil sumpah jabatan Kepala Seksi Pemerintahan serta Kepala Seksi Perencanaan Desa Adipala, Selasa (6/1/2026).

    Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Aula Kantor Desa Adipala dan dihadiri oleh Kepala Desa Adipala, jajaran perangkat desa, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.

    Dalam sambutannya, Camat Firdaus menegaskan bahwa pengisian jabatan tersebut bukan sekadar formalitas administratif, melainkan bagian dari komitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan desa.

    Ia menekankan pentingnya integritas, tanggung jawab, serta kemampuan adaptasi terhadap dinamika dan kebutuhan masyarakat desa. Pejabat yang baru dikukuhkan diharapkan mampu menjalankan amanah jabatan dengan disiplin, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

    Camat Firdaus juga menyampaikan keyakinannya bahwa pejabat yang dilantik memiliki kompetensi dan pengalaman yang memadai untuk mendukung pembangunan desa serta memperkuat tata kelola pemerintahan Desa Adipala ke depan.

    Pengukuhan ini diharapkan dapat mendorong kinerja pemerintahan desa yang semakin optimal, responsif, dan akuntabel dalam melayani masyarakat.
    Camat Adipala Kukuhkan Kasi Pemerintahan dan Kasi Perencanaan Desa Adipala Pemerintah Kecamatan Adipala melaksanakan pengukuhan pejabat desa sebagai upaya memperkuat roda pemerintahan di tingkat desa. Camat Adipala, Firdaus Azy Mutia, S.Psi., M.M., secara langsung melantik dan mengambil sumpah jabatan Kepala Seksi Pemerintahan serta Kepala Seksi Perencanaan Desa Adipala, Selasa (6/1/2026). Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Aula Kantor Desa Adipala dan dihadiri oleh Kepala Desa Adipala, jajaran perangkat desa, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat. Dalam sambutannya, Camat Firdaus menegaskan bahwa pengisian jabatan tersebut bukan sekadar formalitas administratif, melainkan bagian dari komitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan desa. Ia menekankan pentingnya integritas, tanggung jawab, serta kemampuan adaptasi terhadap dinamika dan kebutuhan masyarakat desa. Pejabat yang baru dikukuhkan diharapkan mampu menjalankan amanah jabatan dengan disiplin, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Camat Firdaus juga menyampaikan keyakinannya bahwa pejabat yang dilantik memiliki kompetensi dan pengalaman yang memadai untuk mendukung pembangunan desa serta memperkuat tata kelola pemerintahan Desa Adipala ke depan. Pengukuhan ini diharapkan dapat mendorong kinerja pemerintahan desa yang semakin optimal, responsif, dan akuntabel dalam melayani masyarakat.
    0 Comments 0 Shares 3K Views 0 Reviews
  • Kecamatan Adipala Laksanakan Evaluasi Rancangan Perdes
    APBDes 2026 Desa Adireja Wetan

    Pemerintah Kecamatan Adipala melaksanakan kegiatan evaluasi Rancangan Peraturan Desa (Perdes) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2026 Desa Adireja Wetan. Kegiatan ini digelar di Balai Desa Adireja Wetan, Kamis (8/1/2026).

    Evaluasi dilakukan sebagai bagian dari tahapan pembinaan dan pengawasan pemerintah Kecamatan Adipala guna memastikan perencanaan anggaran desa telah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, kebijakan pemerintah daerah, serta prinsip transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa.

    Dalam kegiatan tersebut, tim evaluasi dari Kecamatan Adipala bersama pemerintah desa membahas secara rinci struktur APBDes 2026, meliputi pendapatan desa, belanja desa, serta pembiayaan, agar selaras dengan prioritas pembangunan desa dan kebutuhan masyarakat.

    Melalui evaluasi ini, diharapkan Perdes APBDes Tahun 2026 Desa Adireja Wetan dapat ditetapkan tepat waktu dan menjadi landasan pelaksanaan pembangunan desa yang efektif, efisien, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
    Kecamatan Adipala Laksanakan Evaluasi Rancangan Perdes APBDes 2026 [adirejawetan] Pemerintah Kecamatan Adipala melaksanakan kegiatan evaluasi Rancangan Peraturan Desa (Perdes) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2026 [adirejawetan]. Kegiatan ini digelar di Balai [adirejawetan], Kamis (8/1/2026). Evaluasi dilakukan sebagai bagian dari tahapan pembinaan dan pengawasan pemerintah [kecamatan] guna memastikan perencanaan anggaran desa telah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, kebijakan pemerintah daerah, serta prinsip transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa. Dalam kegiatan tersebut, tim evaluasi dari [kecamatan] bersama pemerintah desa membahas secara rinci struktur APBDes 2026, meliputi pendapatan desa, belanja desa, serta pembiayaan, agar selaras dengan prioritas pembangunan desa dan kebutuhan masyarakat. Melalui evaluasi ini, diharapkan Perdes APBDes Tahun 2026 [adirejawetan] dapat ditetapkan tepat waktu dan menjadi landasan pelaksanaan pembangunan desa yang efektif, efisien, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
    0 Comments 0 Shares 3K Views 0 Reviews
More Results