Ribuan Warga Cilacap Hadiri Tabligh Akbar Rajaban, Dai Muda Soroti Sholat dan Literasi Gawai
ADIPALA - Mushola Al Istiqomah di Desa Glempangpasir, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap dipadati ribuan jamaah pada Sabtu, 27 Desember 2025. Dalam acara Tabligh Akbar Rajaban tersebut, dua dai muda asal Garut, Ustadz Ilyasa dan Ustadz Alyasa, mengangkat tema pentingnya menguatkan ibadah serta kecerdasan dalam penggunaan gadget di era digital.
Acara dimulai sejak waktu Magrib, ketika jamaah dari berbagai desa berkumpul memenuhi area mushola dan sekelilingnya. Perhelatan ini menjadi momen religius yang menggabungkan tradisi Rajaban dengan peringatan Isra Mi’raj, Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H, serta Haul kelima almarhumah Hj. Yudiatmi binti Sastrowiyono.
Pesan Utama: Sholat Sebagai Pondasi Hidup
Dalam ceramahnya, Ustadz Alyasa menekankan bahwa sholat merupakan fondasi utama yang seharusnya menjadi acuan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk ketika menghadapi tantangan ekonomi. Ia mengajak jamaah untuk menyerahkan segala persoalan kepada Allah melalui pelaksanaan sholat wajib dan sunnah.
Senada itu, Ustadz Ilyasa mengingatkan jamaah bahwa keberkahan dan perubahan positif akan datang seiring dengan konsistensi dalam ibadah. Ia mengajak warga untuk meyakini janji Allah dan berkomitmen pada ibadah sebagai kekuatan spiritual yang nyata.
Literasi Gadget untuk Generasi Muda
Selain aspek spiritual, kedua mubalig juga mengangkat isu relevan tentang penggunaan gadget di kalangan generasi muda. Mereka mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap anak dan remaja agar tidak terjerumus pada konten negatif yang beredar luas di era digital.
Ustadz Ilyasa juga mengajak orang tua dan masyarakat untuk menjadikan gawai sebagai alat yang mendukung kreativitas dan kegiatan positif. “Konten yang dipilih dengan bijak akan membawa pengaruh baik bagi kehidupan pribadi maupun lingkungan sekitar,” ujarnya.
Semangat Gotong Royong dan Tradisi Lokal Tetap Hidup
Ketua panitia penyelenggara, Arifin, mengatakan bahwa antusiasme masyarakat menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong di Desa Glempangpasir. Ia memperkirakan lebih dari dua ribu jamaah turut mengikuti kegiatan pengajian besar ini dengan penuh khidmat.
Arifin juga menjelaskan bahwa tradisi Rajaban dimaknai sebagai momentum untuk mendoakan leluhur dan memperingati peristiwa Isra Mi’raj, sekaligus sebagai ajang muhasabah untuk memperbaiki kualitas ibadah di tengah kehidupan modern.
Inisiator kegiatan, H. Sagino, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya perhelatan tersebut dan berencana mengembangkan kegiatan serupa di masa depan dengan skala yang lebih besar. Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan ajakan meningkatkan silaturahmi antarwarga.
- Art
- Causes
- Crafts
- Dance
- Drinks
- Film
- Fitness
- Food
- Games
- Gardening
- Health
- Home
- Literature
- Music
- Networking
- Other
- Party
- Religion
- Shopping
- Sports
- Theater
- Wellness